Bus Tabrak Dinding dan Terbakar, 25 Penumpang Tewas Terpanggang
Minggu, 02 Juli 2023 - 10:02 WIB
loading...
A
A
A
“Sambil menginstruksikan untuk memberikan pertolongan segera kepada korban kecelakaan, Ketua Menteri juga mengarahkan untuk memberikan perawatan medis segera kepada yang terluka atas biaya pemerintah,” kata kantornya.
Pemilik bus Virendra Darna mengatakan kendaraan tersebut dibeli pada tahun 2020 dan pengemudinya sudah berpengalaman.
“Kami membeli bus pada tahun 2020. Sopir bus Denmark sudah berpengalaman dalam mengemudi. Kami mendapat informasi bahwa bus tersebut menabrak pembatas jalan setelah ban pecah. Karena ada barang yang mudah terbakar di dalam bus, bus itu terbakar,” katanya
Perdana Menteri India Narendra Modi juga menyatakan duka cita atas kematian tersebut dan mengumumkan exgratia sebesar Rp39 juta kepada kerabat terdekat dari mereka yang tewas dalam kecelakaan itu.
“Sangat sedih dengan kecelakaan bus yang menghancurkan di Buldhana, Maharashtra. Pikiran dan doa saya bersama keluarga mereka yang kehilangan nyawa. Semoga yang terluka segera pulih. Pemerintah setempat memberikan semua bantuan yang mungkin kepada yang terkena dampak,” kata kantor perdana menteri dalam sebuah tweet.
Wakil kepala menteri Maharashtra Devendra Fadnavis mengatakan jenazah para korban hangus tak dapat dikenali dan memerintahkan tes DNA bagi mereka yang identitasnya tidak dapat diketahui.
Insiden itu terjadi hampir sebulan setelah kecelakaan kereta terburuk dalam sejarah perkeretaapian India dalam hampir satu dekade. Hampir 261 orang tewas dan 1.000 lainnya luka-luka dalam kecelakaan yang melibatkan tiga kereta api di negara bagian Odisha.
Baca Juga: Tinggal 2 Tahun, Tamu Hotel Bintang 5 Ini Tanpa Dosa Check Out Tak Bayar
Pemilik bus Virendra Darna mengatakan kendaraan tersebut dibeli pada tahun 2020 dan pengemudinya sudah berpengalaman.
“Kami membeli bus pada tahun 2020. Sopir bus Denmark sudah berpengalaman dalam mengemudi. Kami mendapat informasi bahwa bus tersebut menabrak pembatas jalan setelah ban pecah. Karena ada barang yang mudah terbakar di dalam bus, bus itu terbakar,” katanya
Perdana Menteri India Narendra Modi juga menyatakan duka cita atas kematian tersebut dan mengumumkan exgratia sebesar Rp39 juta kepada kerabat terdekat dari mereka yang tewas dalam kecelakaan itu.
“Sangat sedih dengan kecelakaan bus yang menghancurkan di Buldhana, Maharashtra. Pikiran dan doa saya bersama keluarga mereka yang kehilangan nyawa. Semoga yang terluka segera pulih. Pemerintah setempat memberikan semua bantuan yang mungkin kepada yang terkena dampak,” kata kantor perdana menteri dalam sebuah tweet.
Wakil kepala menteri Maharashtra Devendra Fadnavis mengatakan jenazah para korban hangus tak dapat dikenali dan memerintahkan tes DNA bagi mereka yang identitasnya tidak dapat diketahui.
Insiden itu terjadi hampir sebulan setelah kecelakaan kereta terburuk dalam sejarah perkeretaapian India dalam hampir satu dekade. Hampir 261 orang tewas dan 1.000 lainnya luka-luka dalam kecelakaan yang melibatkan tiga kereta api di negara bagian Odisha.
Baca Juga: Tinggal 2 Tahun, Tamu Hotel Bintang 5 Ini Tanpa Dosa Check Out Tak Bayar
(ian)
Lihat Juga :