Polandia Minta Bom Nuklir AS untuk Ladeni Rusia, Ini Respons Moskow

Minggu, 02 Juli 2023 - 00:46 WIB
loading...
Polandia Minta Bom Nuklir...
Polandia berambisi menjadi tuan rumah bom nuklir AS sebagai respons atas langkah Rusia mengerahkan sejata nuklir ke Belarusia. Foto/USAF
A A A
MOSKOW - Rusia merespons ambisi Polandia untuk menjadi tuan rumah bom nuklir Amerika Serikat (AS). Menurut Moskow, bahaya yang muncul adalah Warsawa akan nekat menggunakan senjata itu jika memilikinya.

Polandia berambisi untuk ambil bagian dalam Program Berbagi Nuklir NATO dengan dalih sebagai respons atas langkah Moskow mengerahkan senjata nuklir taktis ke Belarusia.

"Satu-satunya bahaya yang timbul dari permintaan untuk menyebarkan senjata nuklir ke Polandia adalah bahwa senjata tersebut akan digunakan," kata Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev kepada kantor berita TASS, yang dilansir Minggu (2/7/2023).

Baca Juga: Ladeni Rusia, Polandia Minta Bom Nuklir kepada AS

Medvedev, yang merupkan mantan presiden Rusia, mencatat bahwa skenario seperti itu juga akan memiliki "sisi positif".

“Semua dudas, morawieckis, kaczynskis, dan sampah lainnya akan hilang,” imbuh Medvedev di Telegram, tampaknya mengacu pada presiden Polandia, perdana menteri, dan ketua partai Hukum dan Keadilan yang berkuasa.

Perdana Menteri Polandia Mateus Morawiecki mengatakan kepada wartawan di Brussels pada Jumat (30/6/2023) bahwa Warsawa telah meminta NATO untuk memasukkannya ke dalam Program Berbagi Nuklir blok tersebut. Program itu memungkinkan penyebaran bom nuklir Amerika di wilayah negara lain.

"Karena fakta bahwa Rusia bermaksud untuk menyebarkan senjata nuklir taktis di Belarusia, kami memohon kepada NATO untuk [mengizinkan kami] mengambil bagian dalam Program Berbagi Nuklir,” kata Morawiecki.

Menurutnya, keputusan akhir tentang masalah ini akan berada di tangan Washington, tetapi dia menambahkan bahwa Warsawa berusaha untuk bertindak cepat dalam hal ini.

"Polandia tidak ingin duduk diam,” ujarnya, sambil menuduh Presiden Rusia Vladimir Putin meningkatkan “segala macam ancaman”.

Diluncurkan pada tahun 2009, Program Berbagi Nuklir NATO telah melihat bom nuklir B-61 AS dikerahkan ke berbagai lokasi di berbagai negara Eropa, termasuk di Belgia, Jerman, Italia, Belanda, dan Türkiye. Ada sekitar 150 bom semacam itu yang dikerahkan Amerika di berbagai negara Eropa.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Berita Terkini
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved