3 Indikasi Presiden Putin Tidak Akan Luncurkan Misil Nuklir ke Ukraina
Sabtu, 01 Juli 2023 - 19:25 WIB
loading...
A
A
A
Itu menunjukkan kemunduran. Padahal, "operasi militer khusus" menjadi perang yang melelahkan, pemerintah Rusia secara berkala mengingatkan dunia bahwa itu adalah kekuatan nuklir yang bertekad untuk menggunakan segala cara yang diperlukan untuk mengamankan keberadaannya.
Kemudian, pertanyaan terbuka apakah ada komandan atau perwira intelijen Rusia yang bersedia melaksanakan perintah terkait nuklir dari seorang pria di puncak rezim yang goyah, kecuali serangan NATO literal di Moskow. "Dan mungkin saja Putin sendiri menyadari hal ini, yang semakin mengurangi ancaman pemusnahan impulsif," kata Pavel Podvig, pakar persenjataan nuklir Rusia di Institut Riset Perlucutan Senjata PBB.
"Bukannya bawahan tidak patuh," kata Podvig kepada Insider. “Hanya saja memberi perintah seperti itu. Ini mengharuskan presiden berada dalam posisi yang sangat kuat."
Baca Juga: 6 Operasi Global Wagner yang Menghasilkan Minyak dan Emas![3 Indikasi Presiden Putin Tidak Akan Luncurkan Misil Nuklir ke Ukraina]()
Foto/Reuters
Pemberontakan singkat yang dipimpin oleh Yevgeny Prigozhin dan tentara bayaran Wagner-nya minggu lalu menghidupkan kembali ketakutan atas Rusia dan senjata nuklir. Itu memicu kekhawatiran kemungkinan bahwa puluhan narapidana yang menjadi tentara bayaran dapat mengendalikan nasib dunia sendiri.
Tetapi dampak dari apa yang tampaknya merupakan kudeta yang dibatalkan adalah bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah sangat lemah. Jika tidak ada upaya pamer kekuatan Wagner menuju ibu kota menunjukkan bahwa orang kuat itu mungkin tidak menikmati kekuasaan absolut sama sekali.
Kemudian, pertanyaan terbuka apakah ada komandan atau perwira intelijen Rusia yang bersedia melaksanakan perintah terkait nuklir dari seorang pria di puncak rezim yang goyah, kecuali serangan NATO literal di Moskow. "Dan mungkin saja Putin sendiri menyadari hal ini, yang semakin mengurangi ancaman pemusnahan impulsif," kata Pavel Podvig, pakar persenjataan nuklir Rusia di Institut Riset Perlucutan Senjata PBB.
"Bukannya bawahan tidak patuh," kata Podvig kepada Insider. “Hanya saja memberi perintah seperti itu. Ini mengharuskan presiden berada dalam posisi yang sangat kuat."
Baca Juga: 6 Operasi Global Wagner yang Menghasilkan Minyak dan Emas
2. Takut dengan Tentara Bayaran Wagner

Foto/Reuters
Pemberontakan singkat yang dipimpin oleh Yevgeny Prigozhin dan tentara bayaran Wagner-nya minggu lalu menghidupkan kembali ketakutan atas Rusia dan senjata nuklir. Itu memicu kekhawatiran kemungkinan bahwa puluhan narapidana yang menjadi tentara bayaran dapat mengendalikan nasib dunia sendiri.
Tetapi dampak dari apa yang tampaknya merupakan kudeta yang dibatalkan adalah bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah sangat lemah. Jika tidak ada upaya pamer kekuatan Wagner menuju ibu kota menunjukkan bahwa orang kuat itu mungkin tidak menikmati kekuasaan absolut sama sekali.
Lihat Juga :