5 Bukti Diskriminasi terhadap Warga Muslim di Jerman, Nomor 2 Perempuan Berhijab Dimusuhi

Sabtu, 01 Juli 2023 - 17:35 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Menentang Pelarangan Jilbab, Bella Hadid: Berhijab Tidak Sama dengan Ancaman

3. Film Jerman Juga Memiliki Pandangan Negatif terhadap Muslim

Dalam analisis budaya populer, laporan itu menemukan hampir 90% film yang ditonton panel menampilkan pandangan negatif terhadap Muslim, sering kali mengaitkannya dengan “serangan teror, perang, dan penindasan terhadap perempuan”.

4. Jadi Korban Penembakan

Mantan Menteri Dalam Negeri Horst Seehofer meluncurkan komisi itu pada 2020 setelah seorang sayap kanan Jerman membunuh 10 orang dan melukai lima lainnya dalam aksi penembakan anti-Muslim di pusat kota Hanau.

Serangan itu mengejutkan negara itu dan mendorong kelompok hak asasi membunyikan peringatan tentang sentimen Islamofobia di Jerman.

5. Wali Kota Muslim Sulit Diterima di Jerman

5 Bukti Diskriminasi terhadap Warga Muslim di Jerman, Nomor 2 Perempuan Berhijab Dimusuhi

Foto/Reuters

Cheema mengatakan laporan tersebut menemukan sekitar 40% orang di jerman tidak akan menerima walikota Muslim. Pakar itu mengatakan sikap seperti itu mempengaruhi kehidupan sehari-hari umat Islam di Tanah Air.

“Itu adalah sesuatu yang kami sebut diskriminasi struktural – di mana Muslim dikecualikan dari pekerjaan dan atau ketika mereka mencari perumahan.”

Komisi tersebut merekomendasikan agar pemerintah membentuk gugus tugas untuk mengatasi bias terhadap Muslim dan pusat pengaduan pusat untuk mengumpulkan keluhan warga Muslim.

Selanjutnya, pelatihan diperlukan di pusat penitipan anak dan sekolah, kantor polisi, kantor pemerintah, outlet media dan perusahaan hiburan untuk melawan citra negatif umat Islam sementara buku pelajaran dan rencana pelajaran harus dirombak.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
Hilang dari Radar, Pesawat...
Hilang dari Radar, Pesawat Boeing 737 Ditemukan Hancur di Laut Arab
Korban Tewas Tembus...
Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan
Rekomendasi
Ibunda Vega Darwanti...
Ibunda Vega Darwanti Meninggal Dunia, Irfan Hakim Ceritakan Momen Haru Terakhir
Rapat Satgas PKH di...
Rapat Satgas PKH di Kemenhan, Panglima TNI hingga Jaksa Agung Hadir, Kapolri Tak Terlihat
Gus Lilur: Rekonsiliasi...
Gus Lilur: Rekonsiliasi Nasional Harus Diawali Kebenaran dan Penegakan Hukum
Berita Terkini
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved