Negara UE Ini Tuntut Penjelasan Ukraina Habiskan Bantuan Rp1.000 Triliun

Sabtu, 01 Juli 2023 - 10:04 WIB
loading...
Negara UE Ini Tuntut...
Hongaria tuntut penjelasan Ukraina habiskan dana bantuan Ro1.000 triliun. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
BUDAPES - Hongaria akan menentang rencana Komisi Eropa untuk memberikan bantuan keuangan 50 miliar Euro atau sekitar Rp821 triliun kepada Ukraina sampai Kiev menjelaskan apa yang dilakukannya dengan bantuan 70 miliar Euro (Rp1.149 triliun) terakhir. Hal itu diungkapkan Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban.

Budapes dan Brussel telah berulang kali berselisih tentang pasokan uang tunai dan senjata ke Ukraina.

Menurut angka terbaru dari Brussel, Uni Eropa (UE) telah memberi Kiev 72 miliar Euro (Rp1.182 triliun) dalam bantuan ekonomi, militer, dan kemanusiaan sejak operasi militer Rusia di Ukraina dimulai Februari lalu.

Baca Juga: Moskow: Jenderal Barat Hadir di Ukraina untuk Perang Melawan Rusia

Meskipun arus keluar yang belum pernah terjadi sebelumnya menguras pundi-pundinya, Komisi Eropa mengumumkan awal bulan ini bahwa mereka akan menawarkan pinjaman dan hibah 50 miliar Euro tambahan kepada Kiev.

"Satu hal yang jelas, kami orang Hongaria...tidak akan memberikan lebih banyak uang ke Ukraina sampai mereka mengatakan ke mana dana sebelumnya yang bernilai sekitar 70 miliar Euro telah hilang," kata Orban kepada radio Hongaria, menurut laporan Reuters, yang dinukil dari RT, Sabtu (1/7/2023).

“Dan kami merasa sangat konyol dan tidak masuk akal, bahwa kami harus menyumbangkan lebih banyak uang untuk membiayai biaya pembayaran utang dari suatu pinjaman, yang darinya kami masih belum menerima dana yang menjadi hak kami,” lanjutnya, mengacu pada pengumuman Komisi Eropa baru-baru ini bahwa biaya bunga utang luar negeri blok itu akan berlipat ganda tahun ini karena inflasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Berita Terkini
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved