Otoritas AS Paksa Masuk ke Konjen China di Houston, Beijing Kesal
Minggu, 26 Juli 2020 - 20:45 WIB
loading...
China menyesalkan dan menentang keputusan petugas keamanan Amerika Serikat (AS) yang memaksa masuk ke dalam Konsulat Jenderal China di Houston. Foto/REUTERS
A
A
A
BEIJING - China menyesalkan dan menentang keputusan petugas keamanan Amerika Serikat (AS) yang memaksa masuk ke dalam Konsulat Jenderal China di Houston. Petugas AS masuk setelah kantor Konsulat Jenderal China itu dipaksa untuk tutup oleh Washington.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin mengatakan, tempat Konsulat Jenderal China di Houston adalah tempat diplomatik dan konsuler serta properti nasional China. Dia menegaskan ini adalah pelanggaran terhadap hukum internasional.
( Baca juga: Amerika dan Rusia akan Bahas Keamanan Luar Angkasa di Wina )
Wang mengatakan, seperti dilansir Xinhua pada Minggu (26/7/2020), berdasarkan Konvensi Wina tentang Hubungan Konsuler dan Konvensi Konsuler China-AS, Washington tidak boleh melanggar hak Konsulat Jenderal China di Houston dengan cara apa pun.
"China telah menyatakan ketidakpuasan yang kuat dan oposisi yang kuat terhadap AS yang memaksa masuk ke tempat Konsulat Jenderal China di Houston dan telah mengajukan pernyataan serius. China akan membuat tanggapan yang tepat dan perlu dalam hal ini," kata Wang.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin mengatakan, tempat Konsulat Jenderal China di Houston adalah tempat diplomatik dan konsuler serta properti nasional China. Dia menegaskan ini adalah pelanggaran terhadap hukum internasional.
( Baca juga: Amerika dan Rusia akan Bahas Keamanan Luar Angkasa di Wina )
Wang mengatakan, seperti dilansir Xinhua pada Minggu (26/7/2020), berdasarkan Konvensi Wina tentang Hubungan Konsuler dan Konvensi Konsuler China-AS, Washington tidak boleh melanggar hak Konsulat Jenderal China di Houston dengan cara apa pun.
"China telah menyatakan ketidakpuasan yang kuat dan oposisi yang kuat terhadap AS yang memaksa masuk ke tempat Konsulat Jenderal China di Houston dan telah mengajukan pernyataan serius. China akan membuat tanggapan yang tepat dan perlu dalam hal ini," kata Wang.
Lihat Juga :