Keluarga Palestina di Ramallah Ubah Gua Menjadi Kolam Renang
Minggu, 26 Juli 2020 - 18:12 WIB
loading...
A
A
A
Putrinya berusia 11 tahun, Maryam al-Khatib, menunjukan rasa kegembiraan dan kebahagiaan saat dia bersiap untuk melompat ke kolam. "Hidup hampir berhenti, kolam renang indah untuk bersenang-senang dan kami bersenang-senang," katanya.
Setelah pandemi Covid-19 di Tepi Barat, Presiden Palestina, Mahmoud Abbas menyatakan keadaan darurat, di samping tindakan pencegahan dan penguncian yang ketat untuk mencegah penyebaran virus mematikan.
( Baca juga: Rakyat Palestina Hadapi Krisis Kemanusiaan, ACT-Rabbani Galang Bantuan )
Pemerintah Palestina menutup sekolah, universitas, masjid, gereja, hotel, restoran, kafe, ruang pernikahan dan olahraga, dan semua fasilitas hiburan lainnya.
Pemerintah melonggarkan langkah-langkah anti-Covid-19 di Tepi Barat pada akhir Mei, sebelum memperketatnya lagi pada awal Juli setelah meningkatnya kematian dan infeksi.
Setelah pandemi Covid-19 di Tepi Barat, Presiden Palestina, Mahmoud Abbas menyatakan keadaan darurat, di samping tindakan pencegahan dan penguncian yang ketat untuk mencegah penyebaran virus mematikan.
( Baca juga: Rakyat Palestina Hadapi Krisis Kemanusiaan, ACT-Rabbani Galang Bantuan )
Pemerintah Palestina menutup sekolah, universitas, masjid, gereja, hotel, restoran, kafe, ruang pernikahan dan olahraga, dan semua fasilitas hiburan lainnya.
Pemerintah melonggarkan langkah-langkah anti-Covid-19 di Tepi Barat pada akhir Mei, sebelum memperketatnya lagi pada awal Juli setelah meningkatnya kematian dan infeksi.
(esn)
Lihat Juga :