Pompeo: Perjanjian Kontrol Senjata AS-Rusia Buat Dunia Lebih Aman

Minggu, 26 Juli 2020 - 14:25 WIB
loading...
Pompeo: Perjanjian Kontrol...
Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo sebut kerjasama antara Moskow dan Washington dalam bidang pengendalian senjata memperkuat keamanan dan stabilitas global. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Kerjasama antara Moskow dan Washington dalam bidang pengendalian senjata memperkuat keamanan dan stabilitas global. Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo.

Berbicara pada sebuah acara di Perpustakaan Presiden Richard Nixon di California, Pompeo mengatakan ada beberapa bidang di mana AS dan Rusia dapat dan harus bekerja sama demi dunia yang lebih baik. Salah satunya adalah kontrol senjata.

( Baca juga: Rusia Dituduh Pasok Banyak Senjata di Garis Depan Libya )

"Hari ini, atau besok saya kira begitu, tim kami akan berada di lapangan dengan Rusia bekerja pada dialog strategis untuk mudah-mudahan menciptakan generasi berikutnya dari perjanjian pengendalian senjata, seperti yang dilakukan (mantan Presiden AS Ronald) Reagan," ucap Pompeo.

"Ini demi kepentingan kami, ini untuk kepentingan Rusia. Kami telah meminta orang China untuk berpartisipasi, mereka menolak untuk berkencan. Kami berharap mereka akan berubah pikiran," sambungnya, seperti dilansir Tass pada Minggu (26/7/2020).

Pompeo mencatat bahwa Rusia dan AS dihadapkan pada tantangan strategis besar di bidang non-proliferasi. "Jika kita bekerja bersama dengan Rusia, saya yakin kita dapat membuat dunia lebih aman," ujarnya.

(Baca juga: Tak Ada Jarak, Ribuan Warga Berdesakan Antre di Jakarta International Velodrome)

"Saya pikir ada tempat bagi kita untuk bekerja dengan Rusia untuk mencapai hasil perdamaian yang lebih mungkin, tidak hanya untuk AS, tetapi juga bagi dunia," pungkasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
IFG Life Tekankan Pentingnya...
IFG Life Tekankan Pentingnya Perencanaan Dana Pendidikan Sejak Dini
Tantri Kotak Diduga...
Tantri Kotak Diduga Jadi Korban Penipuan Rp10 Miliar, Arda Naff Angkat Bicara
V+Short Hadirkan Microdrama...
V+Short Hadirkan Microdrama Full Throttle Family, Kisah Mantan Pembalap yang Kembali ke Dunia Lama
Berita Terkini
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved