Perdana Menteri Pakistan Puji Pembukaan Kembali Hagia Sophia sebagai Masjid

Minggu, 26 Juli 2020 - 13:09 WIB
loading...
Perdana Menteri Pakistan...
Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan memuji pembukaan kembali Hagia Sophia sebagai masjid. Hagia Sophia kembali dibuka sebagai masjid pada hari Jumat lalu. Foto/REUTERS
A A A
ISLAMABAD - Perdana Menteri Pakistan , Imran Khan memuji pembukaan kembali Hagia Sophia sebagai masjid. Hagia Sophia kembali dibuka sebagai masjid pada hari Jumat lalu, yang ditandai dengan salat Jumaat berjamaah yang dihadiri ribuan orang.

"Ucapan selamat kepada Turki , dan Presiden Recep Tayyip Erdogan pada hari bersejarah ini setelah salat pertama dalam 86 tahun di Masjid Hagia Sophia," kata Khan dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (26/7/2020).

( Baca juga: Arah Pluralisme Turki Setelah Hagia Sophia Menjadi Masjid )

Selain Khan, beberapa politisi dan anggota parlemen Pakistan lainnya, termasuk ketua partai Jamaah-e-Islami, Sirajul Haq dan Ketua Menteri provinsi Punja, Usman Buzdar juga memberi selamat kepada pemerintah Turki atas langkah penting tersebut.

Ribuan orang mengambil bagian dalam salat Jumat di dalam dan di luar masjid bersejarah di Istanbul, kota metropolis terbesar di Turki. Sebelum salat Jumat, Erdogan membaca Al-Quran di dalam masjid yang dibuka kembali, memilih dari Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Baqarah.

Pengadilan Turki bulan ini mengumumkan mencabut status Hagia Sophia sebagai museum. Erdogan segera mendeklarasikan gedung itu telah kembali menjadi masjid.

( Baca juga: Mimar Sinan, Arsitek Legendaris Utsmani Memperkokoh Hagia Sophia )

Hagia Sophia merupakan katedral Bizantium Kristen selama 900 tahun sebelum dikuasai kesultanan Ottoman dan mengubahnya menjadi masjid hingga 1934.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni
Rekomendasi
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
Berita Terkini
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved