Bahaya, Pentagon Sebut Bom Terlarang Ini Berguna untuk Ukraina

Jum'at, 23 Juni 2023 - 21:49 WIB
loading...
Bahaya, Pentagon Sebut...
AS sebut bom cluster yang dilarang berguna untuk Ukraina. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Pentagon mengatakan Ukraina akan mendapat manfaat dari munisi tandan yang dipasok Amerika Serikat (AS). Pentagon mengklaim mereka akan efektif melawan benteng Rusia saat Kiev terus maju dengan serangan balasannya.

Tampil di hadapan sidang subkomite Urusan Luar Negeri DPR AS, wakil Pentagon Laura Cooper ditanya apakah bom cluster 155 milimeter dapat membantu Ukraina mengimbangi keunggulan kuantitatif dalam tenaga kerja, lapis baja, dan artileri Rusia.

“Analis militer kami telah mengkonfirmasi bahwa DPICM akan berguna terutama melawan posisi Rusia di medan perang,” kata Cooper, mengacu pada senjata cluster dengan nama resminya, Amunisi Konvensional yang Ditingkatkan Tujuan Ganda seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (23/6/2023).

Dia menambahkan bahwa Gedung Putih tidak dapat memenuhi permintaan berulang kali dari Kiev untuk bom karena adanya pembatasan dari kongres dan kekhawatiran tentang persatuan sekutu.

Baca Juga: Putin: Barat Tampaknya Siap Berperang Habis-habisan di Ukraina
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved