Pencipta Bom Nuklir Rusia Bunuh Diri saat Putin Bertekad Perkuat Kekuatan Atomnya
Jum'at, 23 Juni 2023 - 07:59 WIB
loading...
A
A
A
Menurut media pemerintah berbahasa Rusia, penyelidikan telah dibuka atas kematian Klinishov.
Ilmuwan yang lahir pada tahun 1930 itu merupakan salah satu pencipta RDS-37 Rusia—bom termonuklir yang pertama kali diuji coba pada tahun 1955.
Hasil dari uji coba RDS-37 begitu kuat ketika dijatuhkan dari pesawat pengebom Rusia di lokasi pengujian sehingga gelombang kejut memecahkan jendela dalam radius 240 km (149 mil) dari pusat ledakan.
Uji coba bom nuklir itu juga dilaporkan menelan beberapa korban karena ledakannya menyebabkan bangunan runtuh, termasuk seorang anak kecil yang meninggal di kota kecil sekitar 75 km (47 mil) jauhnya.
Klinishov juga membantu mengembangkan beberapa jenis bom termonuklir generasi terbaru, yang juga dikenal sebagai bom hidrogen atau H-bomb.
Ilmuwan yang lahir pada tahun 1930 itu merupakan salah satu pencipta RDS-37 Rusia—bom termonuklir yang pertama kali diuji coba pada tahun 1955.
Hasil dari uji coba RDS-37 begitu kuat ketika dijatuhkan dari pesawat pengebom Rusia di lokasi pengujian sehingga gelombang kejut memecahkan jendela dalam radius 240 km (149 mil) dari pusat ledakan.
Uji coba bom nuklir itu juga dilaporkan menelan beberapa korban karena ledakannya menyebabkan bangunan runtuh, termasuk seorang anak kecil yang meninggal di kota kecil sekitar 75 km (47 mil) jauhnya.
Klinishov juga membantu mengembangkan beberapa jenis bom termonuklir generasi terbaru, yang juga dikenal sebagai bom hidrogen atau H-bomb.
Lihat Juga :