Pasukan Rusia Hancurkan 8 Depot Amunisi Ukraina
Rabu, 21 Juni 2023 - 14:29 WIB
loading...
Pasukan Rusia berhasil menghancurkan 8 depot amunisi Ukraina. FOTO/TASS
A
A
A
MOSKOW - Pasukan Rusia menghancurkan delapan depot amunisi Ukraina selama beberapa hari terakhir selama operasi militer khusus di Ukraina. Hal itu diungkapkan Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Letnan Jenderal Igor Konashenkov, Selasa (20/6/2023).
“Selama periode 24 jam terakhir, pesawat operasional/taktis dan militer, pasukan rudal dan artileri dari kelompok pasukan Rusia menyerang 98 unit artileri Ukraina di posisi tembak, tenaga kerja dan peralatan militer di 112 area,” kata Konashenkov, seperti dikutip dari TASS.
Baca juga: Ukraina: Pukulan Terbesar dalam Serangan Balik untuk Rusia Belum Datang, Itu Sulit
“Dalam 24 jam terakhir, delapan depot amunisi dihancurkan: depot brigade tank ke-3 tentara Ukraina di dekat pemukiman Dvurechnaya di Wilayah Kharkov, brigade artileri ke-45 di dekat kota Seversk di Republik Rakyat Donetsk, kelompok tempur Zaporozhye,” lanjutnya.
Menurutnya, pasukan Ukraina melanjutkan upaya yang gagal untuk maju di daerah selatan Donetsk. "Selama periode 24 jam terakhir, formasi bersenjata Ukraina melanjutkan upaya yang gagal untuk maju ke arah selatan Donetsk, Zaporozhye dan Donetsk," kata juru bicara itu.
“Selama periode 24 jam terakhir, pesawat operasional/taktis dan militer, pasukan rudal dan artileri dari kelompok pasukan Rusia menyerang 98 unit artileri Ukraina di posisi tembak, tenaga kerja dan peralatan militer di 112 area,” kata Konashenkov, seperti dikutip dari TASS.
Baca juga: Ukraina: Pukulan Terbesar dalam Serangan Balik untuk Rusia Belum Datang, Itu Sulit
“Dalam 24 jam terakhir, delapan depot amunisi dihancurkan: depot brigade tank ke-3 tentara Ukraina di dekat pemukiman Dvurechnaya di Wilayah Kharkov, brigade artileri ke-45 di dekat kota Seversk di Republik Rakyat Donetsk, kelompok tempur Zaporozhye,” lanjutnya.
Menurutnya, pasukan Ukraina melanjutkan upaya yang gagal untuk maju di daerah selatan Donetsk. "Selama periode 24 jam terakhir, formasi bersenjata Ukraina melanjutkan upaya yang gagal untuk maju ke arah selatan Donetsk, Zaporozhye dan Donetsk," kata juru bicara itu.
Lihat Juga :