Jadi Warga Biasa, Mantan PM Malaysia Mahathir Santai Bersepeda

Sabtu, 25 Juli 2020 - 19:06 WIB
loading...
Jadi Warga Biasa, Mantan...
Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad bersepeda dengan beberapa orang di Langkawi. Foto/Instagram
A A A
LANGKAWI - Setelah turun dari jabatannya sebagai Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad semakin menikmati aktivitasnya sebagai warga biasa.

Di tengah hiruk pikuk politik Malaysia yang tak pernah reda, tampaknya dia masih bisa menikmati kegiatan dengan santai.

Pada usia senja, Mahathir masih enerjik dan senang berolahraga di luar ruangan. Salah satu kegiatan yang dinikmatinya adalah bersepeda berkeliling menikmati udara segar.

Melalui Instagramnya, dia mengunggah kegiatannya bersepeda menikmati pemandangan. “Berbasikal di Langkawi untuk meninjau dan menikmati pemandangan dan udara segar pulau,” papar Mahathir di akun Instagram, melengkapi beberapa foto yang dia unggah.

“Dari Jalan Kuala Muda ke Padang Mat Sirat terus ke Pantai Cenang dan patah balik ke Jalan Kuala Muda jaraknya dalam 25 km,” ungkap dia lebih lanjut.

Dia menambahkan, “Langkawi sesuai untuk pengunjung yang berminat berbasikal. Mungkin cycling tourism boleh diperkenalkan pula di sini.”



Tampak dalam foto-foto itu dia tersenyum cerah dan menikmati kegiatan bersepeda.

Saat ini Mahathir merupakan tokoh politik yang masih diperhitungkan di negara tersebut. Dalam kabar terbaru, dia memberikan dukungan pada Kepala Menteri Negara Bagian Sabah Shafie Apdal sebagai kandidat PM Malaysia.

Mahathir menyatakan para pendukung dan aliansinya sepakat dalam rapat pada akhir bulan lalu untuk mencalonkan Shafie Apdal sebagai PM selanjutnya.

Shafie Apdal merupakan beberapa pemimpin yang menentang pemerintahan Najib Razak yang dikalahkan Mahathir pada pemilu 2018.

“Saya sepenuhnya mendukung proposal ini. Hal penting ialah kita memiliki sikap solid agar rakyat tahu posisi kami,” ujar Mahathir.

Pemilu nasional Malaysia akan digelar pada September 2023 tapi ada spekulasi pemilu dipercepat.

Rapat pada Kamis (25/6) juga sepakat mengusulkan mantan deputi Mahathir, Anwar Ibrahim dan putranya Mukhriz Mahathir sebagai deputi PM.

Oposisi Malaysia berupaya mengajukan kandidat yang kredibel untuk menantang pemerintahan PM Muhyiddin Yassin tapi tak dapat memutuskan antara Mahathir atau Anwar. (Lihat Video: Traktor Tanpa Awak Buatan Pemuda di Temanggung)

Muhyiddin secara tak terduga menjadi PM pada Maret setelah konflik politik sepekan yang dipicu pengunduran diri mengejutkan oleh Mahathir. (Lihat Infografis: Hagia Sophia, Lebih dari Sekadar Tempat Ibadah)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Malaysia Geram dengan...
Malaysia Geram dengan Respons Lemah Dunia atas Norwegia Batalkan Sepihak Penjualan Rudal Canggih
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Kemenhut Bangun Perekonomian...
Kemenhut Bangun Perekonomian Kehutanan Inklusif, Berkelanjutan, dan Kompetitif
Navigasi Kompleksitas...
Navigasi Kompleksitas Bisnis 2026, Grab For Business Dorong Pelaku Usaha Scale Smarter dan Execute Faster
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Berita Terkini
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved