Korut Akan Kembali Coba Luncurkan Satelit Mata-mata
Selasa, 20 Juni 2023 - 04:00 WIB
loading...
A
A
A
“Laporan tersebut menetapkan tugas bagi para pejabat dan ilmuwan untuk mempelajari pelajaran dari kegagalan peluncuran, menemukan apa yang menyebabkan jatuhnya roket dan melakukan peluncuran yang sukses dalam rentang waktu singkat,” sebut laporan kata KCNA, Senin (19/6/2023), seperti dikutip dari AP.
Baca juga: DK PBB Gelar Pertemuan Soal Peluncuran Satelit, Adik Kim Jong-un Murka
Tidak disebutkan secara pasti kapan Korut akan mencoba peluncuran kedua. Tetapi, agen mata-mata Korsel sebelumnya mengatakan kepada anggota parlemen, bahwa kemungkinan akan memakan waktu "lebih dari beberapa minggu" bagi Korut untuk menentukan apa yang salah dalam peluncuran yang gagal itu.
Kelompok pemantau Korut melaporkan, pembersihan atau pemecatan ilmuwan atau orang lain yang terlibat dalam peluncuran yang gagal. Pengamat mengatakan, Jong-un telah memperlakukan para ilmuwan dan teknisi dengan baik, yang bekerja dalam program pengembangan senjata negara itu.
Satelit mata-mata adalah salah satu dari beberapa aset militer berteknologi tinggi yang secara terbuka dijanjikan Jong-un akan diperoleh untuk mengatasi apa yang disebutnya permusuhan yang dipimpin AS.
Baca juga: DK PBB Gelar Pertemuan Soal Peluncuran Satelit, Adik Kim Jong-un Murka
Tidak disebutkan secara pasti kapan Korut akan mencoba peluncuran kedua. Tetapi, agen mata-mata Korsel sebelumnya mengatakan kepada anggota parlemen, bahwa kemungkinan akan memakan waktu "lebih dari beberapa minggu" bagi Korut untuk menentukan apa yang salah dalam peluncuran yang gagal itu.
Kelompok pemantau Korut melaporkan, pembersihan atau pemecatan ilmuwan atau orang lain yang terlibat dalam peluncuran yang gagal. Pengamat mengatakan, Jong-un telah memperlakukan para ilmuwan dan teknisi dengan baik, yang bekerja dalam program pengembangan senjata negara itu.
Satelit mata-mata adalah salah satu dari beberapa aset militer berteknologi tinggi yang secara terbuka dijanjikan Jong-un akan diperoleh untuk mengatasi apa yang disebutnya permusuhan yang dipimpin AS.
Lihat Juga :