Mesranya Hubungan China dengan Palestina
Minggu, 18 Juni 2023 - 07:10 WIB
loading...
China dan Palestina memiliki hubungan bilateral yang panjang. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Presiden Xi Jinping mengatakan China mendukung perjuangan Palestina untuk menjadi sebuah negara. Hal itu diungkapkannya ketika Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas tiba di Beijing untuk kunjungan selama tiga hari.
Ini bukanlah pertama kalinya China menyatakan dukungannya untuk negara Palestina. China dengan Palestina memiliki hubungan bilateral yang panjang.
China adalah salah satu negara yang pertama yang mendukung Organisasi Pembebasan Palestina (PLO). Ini dimulai sejak Era Mao Zedong, pendiri Republik Rakyat China (RRC), di mana kebijakan luar negeri Tirai Bambu saat itu mendukung pembebasan nasional Dunia Ketiga, salah satunya adalah dengan memberikan dukungan kepada PLO. China juga tidak menganggap Hamas, yang memerintah Jalur Gaza sebagai organisasi teroris, dan secara resmi mendukung pembentukan negara Palestina yang berdaulat dan merdeka berdasarkan perbatasan tahun 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.
Mantan Pemimpin Palestina, Yasser Arafat, dan penerusnya Mahmoud Abbas keduanya mengunjungi China dalam kapasitas resmi, dan hubungan antara kedua negara dianggap sangat baik.
Pada 2013, persahabatan tradisional dan kerja sama praktis antara Tiongkok dan Palestina semakin dalam. China dan Palestina memiliki pertukaran politik yang lebih dekat.
China juga mengambil langkah lebih lanjut untuk mendukung perjuangan rakyat Palestinauntuk mendapatkan kembali hak sah mereka dan untuk mempromosikan perdamaian antara Palestina dan Israel.
Pada bulan Mei, Presiden Mahmoud Abbas melakukan kunjungan kenegaraan ke China. Selama kunjungan tersebut, dia mengadakan pembicaraan dengan Presiden Xi Jinping dan bertemu dengan Perdana Menteri Li Keqiang dan para pemimpin China lainnya. Presiden China Xi Jinping saat itu mengajukan Proposal Empat Poin China untuk Penyelesaian Masalah Palestina.
Ini bukanlah pertama kalinya China menyatakan dukungannya untuk negara Palestina. China dengan Palestina memiliki hubungan bilateral yang panjang.
China adalah salah satu negara yang pertama yang mendukung Organisasi Pembebasan Palestina (PLO). Ini dimulai sejak Era Mao Zedong, pendiri Republik Rakyat China (RRC), di mana kebijakan luar negeri Tirai Bambu saat itu mendukung pembebasan nasional Dunia Ketiga, salah satunya adalah dengan memberikan dukungan kepada PLO. China juga tidak menganggap Hamas, yang memerintah Jalur Gaza sebagai organisasi teroris, dan secara resmi mendukung pembentukan negara Palestina yang berdaulat dan merdeka berdasarkan perbatasan tahun 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.
Mantan Pemimpin Palestina, Yasser Arafat, dan penerusnya Mahmoud Abbas keduanya mengunjungi China dalam kapasitas resmi, dan hubungan antara kedua negara dianggap sangat baik.
Pada 2013, persahabatan tradisional dan kerja sama praktis antara Tiongkok dan Palestina semakin dalam. China dan Palestina memiliki pertukaran politik yang lebih dekat.
China juga mengambil langkah lebih lanjut untuk mendukung perjuangan rakyat Palestinauntuk mendapatkan kembali hak sah mereka dan untuk mempromosikan perdamaian antara Palestina dan Israel.
Pada bulan Mei, Presiden Mahmoud Abbas melakukan kunjungan kenegaraan ke China. Selama kunjungan tersebut, dia mengadakan pembicaraan dengan Presiden Xi Jinping dan bertemu dengan Perdana Menteri Li Keqiang dan para pemimpin China lainnya. Presiden China Xi Jinping saat itu mengajukan Proposal Empat Poin China untuk Penyelesaian Masalah Palestina.
Lihat Juga :