Daniel Ellsberg Pengungkap Kebohongan AS soal Perang Vietnam Meninggal pada Usia 92 Tahun

Sabtu, 17 Juni 2023 - 14:49 WIB
loading...
A A A
"Ellsberg adalah kakek dari pembocor rahasia," kata mantan pemimpin redaksi surat kabar The Guardian, Alan Rusbridger, kepada BBC.

"Intervensinya secara radikal mengubah opini publik dalam Perang Vietnam", kata Rusbridger di program World Tonight Radio 4. "Kasus terhadapnya menjadi preseden dan tidak ada pemerintah AS yang pernah mencoba untuk membatalkan [publikasi] surat kabar atas dasar keamanan nasional sejak saat itu."

Ellsberg lahir di Chicago pada 7 April 1931, dan dibesarkan di pinggiran kota Detroit, Michigan. Sebelum mencapai Pentagon, dia adalah seorang veteran Korps Marinir dengan gelar doktor Harvard yang pernah bekerja untuk Departemen Pertahanan dan Luar Negeri.

Menurut Rusbridger, para whistleblower baru-baru ini seperti Julian Assange dan Edward Snowden dibentuk oleh Ellsberg.

Dia mengatakan kepada BBC bahwa kasus "Pentagon Papers" telah mendorongnya untuk berpikir "siapa yang dapat menentukan kepentingan nasional: apakah pemerintah saat ini atau orang-orang dengan hati nurani seperti Daniel Ellsberg?"

Ellsberg melanjutkan pencariannya untuk meminta pertanggungjawaban pemerintah bertahun- tahun setelah "Pentagon Papers" bocor.

Selama wawancara pada Desember 2022, dia mengatakan kepada BBC Hardtalk bahwa dia adalah pendukung rahasia untuk kebocoran dokumen WikiLeaks.

Dalam kasus WikiLeaks, organisasi yang didirikan Julian Assange itu menerbitkan lebih dari 700.000 dokumen rahasia, video, dan kabel diplomatik, yang disediakan oleh analis intelijen Angkatan Darat AS, pada 2010.

Ellsberg mengatakan; "Assange dapat mengandalkan saya untuk menemukan cara agar [informasi] itu keluar."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Dilantik Jadi Jampidsus,...
Dilantik Jadi Jampidsus, Kuntadi Janji Tuntaskan Kasus Besar hingga Evaluasi Perkara
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Suguhkan Persaingan Tim Sepak Bola Paling Bergengsi di Asia Tenggara
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Berita Terkini
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved