Rusia Alami Kerugian di Bakhmut 9 Kali Lipat dari Ukraina
Kamis, 15 Juni 2023 - 22:47 WIB
loading...
A
A
A
"Saya ingin mengingatkan Anda bahwa, selama perang, tidak ada pihak yang mempublikasikan data akurat tentang kerugian mereka, karena ini dapat digunakan musuh untuk memprediksi tindakan musuh di masa depan di medan perang," serunya seperti dikutip dari Newsweek, Kamis (15/6/2023).
Maliar mengatakan ada dua kelompok pasukan strategis operasional yang sekarang maju: satu di arah Bakhmut di Oblast Donetsk timur; dan yang kedua di selatan Oblast Zaporizhzhia.
Di sekitar Bakhmut, tulis Maliar, korban musuh 8,73 kali lipat, hampir sembilan kali lipat. Dan di selatan, dia menambahkan bahwa korban musuh 5,3 kali lebih banyak dari Ukraina.
Newsweek tidak dapat memverifikasi angka-angka ini secara independen, dan telah menghubungi Kementerian Pertahanan Rusia melalui email untuk meminta komentar.
Tidak ada pihak yang menerbitkan angka korban reguler. Pembaruan terakhir Moskow adalah pada September 2022, ketika Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan sekitar 6.000 tentara tewas dalam aksi.
Baca Juga: Jenderal Rusia Tewas Dihantam Serangan Rudal Ukraina di Zaporizhzhia
Kiev sendiri mengatakan telah memusnahkan lebih dari 216 ribu tentara Rusia sejak 24 Februari 2022. Ini secara luas sesuai dengan perkiraan Amerika Serikat (AS) dan negara Barat lainnya tentang 200 ribu orang Rusia tewas dan terluka sejak invasi skala penuh dimulai.
Maliar mengatakan ada dua kelompok pasukan strategis operasional yang sekarang maju: satu di arah Bakhmut di Oblast Donetsk timur; dan yang kedua di selatan Oblast Zaporizhzhia.
Di sekitar Bakhmut, tulis Maliar, korban musuh 8,73 kali lipat, hampir sembilan kali lipat. Dan di selatan, dia menambahkan bahwa korban musuh 5,3 kali lebih banyak dari Ukraina.
Newsweek tidak dapat memverifikasi angka-angka ini secara independen, dan telah menghubungi Kementerian Pertahanan Rusia melalui email untuk meminta komentar.
Tidak ada pihak yang menerbitkan angka korban reguler. Pembaruan terakhir Moskow adalah pada September 2022, ketika Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan sekitar 6.000 tentara tewas dalam aksi.
Baca Juga: Jenderal Rusia Tewas Dihantam Serangan Rudal Ukraina di Zaporizhzhia
Kiev sendiri mengatakan telah memusnahkan lebih dari 216 ribu tentara Rusia sejak 24 Februari 2022. Ini secara luas sesuai dengan perkiraan Amerika Serikat (AS) dan negara Barat lainnya tentang 200 ribu orang Rusia tewas dan terluka sejak invasi skala penuh dimulai.
Lihat Juga :