Salat Jumat Perdana di Hagia Sophia Disambut Antusias

Sabtu, 25 Juli 2020 - 06:35 WIB
loading...
A A A
Sebelumnya, pada Jumat (10/7/2020) lalu Erdogan menandatangani dekrit yang menjadi dasar hukum perubahan status Hagia Sophia di Istambul, dari museum menjadi masjid. Dekrit tersebut dikeluarkan setelah Mahkamah Agung Turki mengumumkan bahwa lembaga itu menganulir status Hagia Sophia sebagai museum.

Hagia Sophia yang semula berada di Konstantinopel sebelumnya digunakan sebagai gereja selama 900 tahun, era Bizantium, Romawi, hingga kekuasaan Yunani. Namun. pada 1543, saat Kesultanan Utsmani (Sultan Mehmed II) menguasai Hagia Sophia sekaligus mengubah nama Konstantinopel menjadi Istanbul, bangunan itu diubah fungsinya menjadi masjid hingga runtuhnya kekuasaan Ustmani pada 1922.

Pada 1935 Presiden Turki Mustafa Kemal Ataturk, yang dikenal sekuler, memutuskan menutup Masjid Hagia Sohia atau Aya Sophia dan menjadikannya sebagai museum.

Kemudian 17 tahun terakhir Turki dalam kepemimpinan Erdogan. Orang nomor satu di Turki ini memang menggunakan Islam sebagai senjata utama untuk meraih dukungan. Dia mendapatkan simpati penuh setelah menjadikan Hagia Sophia menjadi masjid. “Muslim seharusnya diperbolehkan salat lagi di sana,” katanya berulang kali saat kampanye lokal tahun lalu. (Lihat videonya: Usai Memesan Minuman, Seorang Pengunjung Warop Tiba-tiba Meninggal)

Erdogan pun mengabaikan kritikan para pemimpin gereja dan komunitas internasional lain. Turki hanya berdalih akan tetap membuka Hagia Sophia untuk wisatawan dan seni peninggalan Kristen tetap akan dilindungi. (M Shamil/Andika H M/Faorick Pakpahan)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Breaking News!AS Kembali...
Breaking News!AS Kembali Bombardir Iran Besar-besaran, Tentara dan Warga Tewas
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Teheran Klaim Tutup Selat Hormuz dan Hantam Pangkalan Militer AS
Rekomendasi
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
HNSI Nilai Kebijakan...
HNSI Nilai Kebijakan BBM Khusus Nelayan Bukti Keberpihakan Presiden Prabowo
Foto Liburan Bareng...
Foto Liburan Bareng Gading Marten di Italia Jadi Sorotan, Medina Dina Beri Penjelasan
Berita Terkini
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved