Trump: Biden adalah Stalinis!
Senin, 12 Juni 2023 - 14:17 WIB
loading...
Mantan Presiden AS Donald Trump menuding Presiden Joe Biden seorang Stalinis. Foto/Politico
A
A
A
WASHINGTON - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan kepada para pendukungnya bahwa penggantinya di Gedung Putih, Joe Biden , menggunakan taktik Stalinis untuk membantai lawan poltiknya jelang pemilihan preside 2024 mendatang.
Dalam komentar publik pertamanya sejak pembukaan 37 dakwaan atas tuduhan salah menangani dokumen rahasia pemerintah pada hari Jumat, Trump mengatakan kepada kerumunan delegasi dan tamu Partai Republik di Columbus, Georgia, bahwa klaim terhadapnya adalah pekerjaan politik yang sukses.”
"Biden sedang mencoba untuk memenjarakan lawan politik utamanya," kata Trump yang menantang selama pidato 84 menit.
“Sama seperti yang mereka Stalinis (lakukan) di Rusia atau Komunis di China,” imbuhnya seperti dikutip dari Russia Today, Senin (12/6/2023).
Baca Juga: Jaksa Ungkap 37 Dakwaan terhadap Trump, Ini Rinciannya
Trump, yang didakwa secara pidana pada bulan April di New York atas tuduhan dana kampanye, menambahkan bahwa jaksa partisan yang melanggar hukum tampaknya mengeluarkan dia dengan panggilan pengadilan setiap kali dirinya terbang di atas negara bagian biru.
Dalam komentar publik pertamanya sejak pembukaan 37 dakwaan atas tuduhan salah menangani dokumen rahasia pemerintah pada hari Jumat, Trump mengatakan kepada kerumunan delegasi dan tamu Partai Republik di Columbus, Georgia, bahwa klaim terhadapnya adalah pekerjaan politik yang sukses.”
"Biden sedang mencoba untuk memenjarakan lawan politik utamanya," kata Trump yang menantang selama pidato 84 menit.
“Sama seperti yang mereka Stalinis (lakukan) di Rusia atau Komunis di China,” imbuhnya seperti dikutip dari Russia Today, Senin (12/6/2023).
Baca Juga: Jaksa Ungkap 37 Dakwaan terhadap Trump, Ini Rinciannya
Trump, yang didakwa secara pidana pada bulan April di New York atas tuduhan dana kampanye, menambahkan bahwa jaksa partisan yang melanggar hukum tampaknya mengeluarkan dia dengan panggilan pengadilan setiap kali dirinya terbang di atas negara bagian biru.
Lihat Juga :