10 Negara Arab yang Memiliki Sovereign Wealth Funds, Mayoritas Mengandalkan Minyak
Senin, 12 Juni 2023 - 10:24 WIB
loading...
A
A
A
Organisasi ini didirikan untuk menginvestasikan pendapatan surplus minyak dan mengurangi ketergantungan Kuwait pada cadangan minyak dan memungkinkan “ generasi mendatang untuk menghadapi ketidakpastian di depan dengan keyakinan yang lebih besar.”
KIA juga mengelola Dana Cadangan Umum (GRF). Terlepas dari keputusan pemerintah Kuwait untuk menutup defisitnya sebesar 7,7 miliar dinar (USD25,34 miliar) untuk fiskal yang berakhir Maret 2020, KIA masih diharapkan mempertahankan posisinya sebagai SWF terbesar kedua di dunia Arab.
Baca Juga: Bangun Infrastruktur, Jepang Sambut Baik SWF Dana Abadi RI
Strategi investasi SAMA Foreign Holdings berbeda dari PIF karena sangat berfokus pada investasi pendapatan tetap yang hati-hati, seperti instrumen utang negara, dan khususnya obligasi treasury AS.
![10 Negara Arab yang Memiliki Sovereign Wealth Funds, Mayoritas Mengandalkan Minyak]()
Foto/Reuters
Didirikan pada tahun 1971, peran PIF telah berubah secara signifikan sejak diperkenalkannya Visi 2030 Arab Saudi pada April 2016. Visi 2030 membayangkan dana yang mengendalikan aset lebih dari $2 triliun, yang akan menjadikannya SWF terbesar di dunia.
Karena rencana tersebut menyerukan PIF untuk menjadi sarana investasi besar-besaran untuk membantu menjauhkan Kerajaan dari ketergantungan historisnya pada pendapatan minyak, dana tersebut telah membuat langkah besar untuk mendiversifikasi investasinya.
PIF diinvestasikan dalam banyak proyek dan institusi besar, seperti Blackstone Infrastructure Fund, Virgin Galactic, dan Softbank Vision Fund.
![10 Negara Arab yang Memiliki Sovereign Wealth Funds, Mayoritas Mengandalkan Minyak]()
Foto/Reuters
Didirikan pada tahun 2005 oleh Negara Qatar, Otoritas Investasi Qatar (QIA) didirikan untuk mengembangkan, menginvestasikan dan mengelola dana cadangan negara dan aset lainnya.
KIA juga mengelola Dana Cadangan Umum (GRF). Terlepas dari keputusan pemerintah Kuwait untuk menutup defisitnya sebesar 7,7 miliar dinar (USD25,34 miliar) untuk fiskal yang berakhir Maret 2020, KIA masih diharapkan mempertahankan posisinya sebagai SWF terbesar kedua di dunia Arab.
Baca Juga: Bangun Infrastruktur, Jepang Sambut Baik SWF Dana Abadi RI
3. SAMA Foreign Holdings, Arab Saudi – USD505,76 miliar
SAMA Foreign Holdings didirikan pada tahun 1952 sebagai cabang investasi dari Otoritas Moneter Arab Saudi (SAMA), bagian dari Bank Sentral Arab Saudi. Dana tersebut didirikan untuk mengelola surplus minyak Arab Saudi yang besar dan mendukung kebutuhan anggaran negara.Strategi investasi SAMA Foreign Holdings berbeda dari PIF karena sangat berfokus pada investasi pendapatan tetap yang hati-hati, seperti instrumen utang negara, dan khususnya obligasi treasury AS.
4. Dana Investasi Publik, Arab Saudi – USD320 miliar

Foto/Reuters
Didirikan pada tahun 1971, peran PIF telah berubah secara signifikan sejak diperkenalkannya Visi 2030 Arab Saudi pada April 2016. Visi 2030 membayangkan dana yang mengendalikan aset lebih dari $2 triliun, yang akan menjadikannya SWF terbesar di dunia.
Karena rencana tersebut menyerukan PIF untuk menjadi sarana investasi besar-besaran untuk membantu menjauhkan Kerajaan dari ketergantungan historisnya pada pendapatan minyak, dana tersebut telah membuat langkah besar untuk mendiversifikasi investasinya.
PIF diinvestasikan dalam banyak proyek dan institusi besar, seperti Blackstone Infrastructure Fund, Virgin Galactic, dan Softbank Vision Fund.
5. Otoritas Investasi Qatar, Qatar – USD320 miliar

Foto/Reuters
Didirikan pada tahun 2005 oleh Negara Qatar, Otoritas Investasi Qatar (QIA) didirikan untuk mengembangkan, menginvestasikan dan mengelola dana cadangan negara dan aset lainnya.
Lihat Juga :