Prancis Peringatkan Iran: Berhenti Pasok Drone Tempur ke Rusia!

Minggu, 11 Juni 2023 - 07:22 WIB
loading...
Prancis Peringatkan...
Presiden Prancis Emmanuel Macron memperingatkan Iran untuk berhenti memasok drone tempur ke Rusia yang digunakan dalam invasi ke Ukraina. Foto/REUTERS/Pascal Rossignol/Pool
A A A
PARIS - Pemerintah Prancis memperingatkan Iran untuk segera berhenti memasok drone tempur ke Rusia yang digunakan dalam invasi ke Ukraina.

Menurut pernyataan Istana Elysee, peringatan tersebut disampaikan Presiden Prancis Emmanuel Macron kepada Presiden Iran Ebrahim Raisi melalui panggilan telepon.

"Macron dalam panggilan telepon menggarisbawahi konsekuensi keamanan dan kemanusiaan yang serius dari pengiriman drone Iran dan mendesak Teheran untuk segera mengakhiri dukungan yang diberikannya untuk perang agresi Rusia melawan Ukraina," bunyi pernyataan tersebut, seperti dikutip AFP, Minggu (11/6/2023).

Baca Juga: AS: Iran Bantu Rusia Bangun Pabrik Drone untuk Perang di Ukraina

Peringatan Prancis muncul sehari setelah juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby mengatakan Rusia menerima bahan dari Iran untuk membangun pabrik drone di wilayahnya yang dapat beroperasi penuh awal tahun depan.

Amerika Serikat mengatakan bahwa Rusia telah menerima ratusan drone tempur dari Iran untuk menyerang Kyiv dan meneror warga Ukraina, tuduhan yang dibantah oleh Teheran.

"Drone dibuat di Iran, dikirim melintasi Laut Kaspia dan kemudian digunakan secara operasional oleh pasukan Rusia melawan Ukraina," kata Kirby.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Gugur dalam Serangan...
Gugur dalam Serangan AS-Israel, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dimakamkan 9 Juli
Rekomendasi
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Berita Terkini
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Infografis
10 Alasan Dunia Cenderung...
10 Alasan Dunia Cenderung Senang Lihat Serangan Iran ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved