Zelensky Akhirnya Akui Ukraina Lakukan Serangan Balasan Terhadap Pasukan Rusia

Minggu, 11 Juni 2023 - 06:58 WIB
loading...
Zelensky Akhirnya Akui...
Presiden Volodymyr Zelensky (kanan) akhirnya akui bahwa militer Ukraina sedang lakukan serangan balasan terhadap pasukan Rusia. Foto/REUTERS
A A A
KYIV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky akhirnya mengakui bahwa militernya memang sedang melakukan serangan balasan terhadap pasukan Rusia. Konfirmasi ini muncul ketika Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengunjungi Kyiv pada hari Sabtu.

Kyiv selama ini mengadopsi kebijakan bungkam terutama terkait serangan balasan terhadap pasukan Moskow di wilayah-wilayah Ukraina yang diduduki.

"Tindakan serangan balik dan defensif sedang berlangsung di Ukraina: pada tahap mana saya tidak akan berbicara secara detail," kata Zelensky pada konferensi pers bersama Trudeau di Kyiv, seperti dikutip AFP, Minggu (11/6/2023).

Zelensky berkomentar setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengeklaim bahwa serangan balasan Kyiv yang telah lama dinanti-nantikan mengalami kegagalan.

Baca Juga: Ukraina Ledakkan Markas Militer yang Dikunjungi Putin dengan Rudal Storm Shadow Inggris

Militer Rusia mengatakan telah menggagalkan serangan Ukraina di wilayah timur dan selatan.

“Menarik apa yang Putin katakan tentang serangan balik kami. Penting bagi Rusia untuk selalu merasakan ini: bahwa mereka tidak punya waktu lama, menurut saya,” kata Zelensky.

Dia menambahkan bahwa dia berhubungan setiap hari dengan para komandan militer, termasuk panglima angkatan bersenjata Jenderal Valery Zaluzhny. "Dan semua orang sekarang positif—katakan itu kepada Putin!" katanya.

Trudeau melakukan kunjungan mendadak keduanya ke Kyiv sejak perang besar-besaran pecah pada Februari tahun lalu.

Kanada, yang menampung sejumlah besar ekspatriat Ukraina, telah menjadi salah satu sekutu utama Kyiv sejak invasi Rusia.

Negara tersebut telah memberi Ukraina bantuan militer yang signifikan, melatih lebih dari 36.000 tentara dan mengadopsi sanksi terhadap Moskow.

Trudeau juga mengecam peran Rusia dalam penghancuran bendungan Nova Kakhovka di Kherson yang dikuasai pasukan Moskow. Versi Moskow, bendungan itu diledakkan oleh pasukan Kyiv dalam operasi sabotase.

Banjir besar dari bendungan yang jebol telah memaksa ribuan orang meninggalkan rumah mereka dan memicu kekhawatiran akan bencana kemanusiaan dan lingkungan.

Dalam pidato hariannya, Zelenksy mengutuk "ketidakpedulian yang memalukan" dari masyarakat internasional terhadap dampak kehancuran bendungan, termasuk kegagalan untuk membentuk dan mengirim misi penyelamatan ke wilayah pendudukan.

Dia mendesak organisasi internasional untuk membantu mereka yang berada di wilayah pendudukan Rusia.

Menjanjikan 10 juta dolar Kanada (USD7,5 juta) dalam pendanaan baru untuk bantuan banjir, Trudeau mengatakan kehancuran bendungan adalah "konsekuensi langsung" dari invasi Rusia.

"Sama sekali tidak ada keraguan dalam pikiran kami bahwa penghancuran bendungan adalah konsekuensi langsung dari keputusan Rusia untuk menyerang tetangga yang damai," kata Trudeau, seraya menambahkan bahwa Rusia akan dimintai pertanggungjawaban atas tindakannya di Ukraina.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Berita Terkini
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Infografis
Presiden Ukraina Zelensky:...
Presiden Ukraina Zelensky: China Memasok Senjata ke Rusia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved