Tentara Ke-4 China yang Dikejar FBI Lari ke Konsulat Beijing di San Francisco

Jum'at, 24 Juli 2020 - 17:09 WIB
loading...
A A A
Jurnalis Associated Press tidak dapat meninggalkan pesan telepon dengan Konsulat China di San Francisco pada Kamis pagi untuk mengonfirmasi klaim bahwa Tan Juan bersembunyi di konsulat tersebut. Tidak ada pengacara untuk Tang Juan yang terdaftar dalam dokumen pengadilan.

Sementara itu, FBI telah mewawancarai pemegang visa di lebih dari 25 kota di Amerika yang diduga menyembunyikan hubungan mereka dengan militer China. Departemen Kehakiman percaya bahwa penipuan seperti itu adalah bagian dari upaya yang disponsori pemerintah China untuk mencuri penelitian dan inovasi dari universitas-universitas Amerika untuk keuntungan ekonomi Beijing.

"Ini adalah bagian lain dari rencana Partai Komunis China untuk mengambil keuntungan dari masyarakat terbuka kita dan mengeksploitasi institusi akademik," kata John Demers, pejabat keamanan nasional di Departemen Kehakiman, dalam sebuah pernyataan.

"Pertama, saya akan mengatakan pemerintahan (Donald) Trump telah melakukan kampanye retorika dan tindakan yang mengarah ke China sebagai musuh," kata Daniel Sneider, pakar kebijakan internasional di Universitas Stanford. "Beberapa di antaranya terkait, tentu saja, dengan situasi virus corona."

Pemerintahan Trump telah menutup Konsulat China di Houston, tempat dokumen rahasia diduga dibakar. China mengecam penutupan paksa itu sebagai tindakan yang keterlaluan dan telah hari ini membalas dengan memerintahkan penutupan Konsulat AS di Chengdu.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Cawe-cawe Trump Disebut...
Cawe-cawe Trump Disebut Biang Kerok Kegagalan Timnas AS di Piala Dunia 2026
Koordinator Rekonstruksi...
Koordinator Rekonstruksi Gaza Asal Mesir Tewas dalam Serangan Drone di Kawasan Sabra
Israel Tangkap Mufti...
Israel Tangkap Mufti Agung Yerusalem Sheikh Hussein, Larang Masuk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
FIFA Larang Wasit Inggris...
FIFA Larang Wasit Inggris Pimpin Argentina, Kenapa?
Kumpulan Doa Menghadapi...
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
Berita Terkini
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved