Mohammed Salah Penembak 3 Tentara Israel Dipuji sebagai Pahlawan Sejati Kebanggaan Arab
Jum'at, 09 Juni 2023 - 10:44 WIB
loading...
A
A
A
“Operasi tersebut membuktikan bahwa, meskipun bertahun-tahun telah berlalu sejak 1979, tahun perjanjian damai antara Israel dan Kairo ditandatangani, dan terlepas dari kehancuran keseluruhan orang Arab, perang saudara dan penindasan rezim tirani (Arab), peristiwa di Palestina, apa yang Israel dan pemerintah rasisnya lakukan terhadap rakyat Palestina, terus aktif,” ungkap laporan itu.
Baca juga: Israel Akui Kehebatan Rudal Hipersonik Iran yang Sulit Dicegat
Laporan itu menambahkan, “Faktor berpengaruh yang dapat membangkitkan sentimen nasional Arab (Faktanya, sangat berpengaruh) bahwa orang seperti penyerang Mesir memutuskan mengorbankan hidupnya sebagai tindakan protes terhadap kejahatan Israel dan melawan 'kerja sama keamanan', perdamaian palsu dan perjanjian normalisasi."
Harian itu juga menerbitkan sejumlah kartun yang memuji Salah dan tindakannya.
Presenter di Al-Jazeera, menulis di akun media sosial pribadi mereka, mengklaim tindakan Salah membuktikan Israel masih menjadi musuh orang Arab meskipun ada perjanjian perdamaian dan normalisasi yang ditandatangani oleh beberapa rezim Arab.
Seperti disebutkan, beberapa dari mereka membandingkan Salah dengan Suleiman Khater, pelaku yang membunuh tujuh turis Israel, termasuk anak-anak, di Sinai pada 1985.
Salam Hindawi, yang menyajikan acara investigasi di Al-Jazeera, men-tweet gambar Salah dengan latar belakang Al-Aqsa, dengan kata-kata "kebanggaan orang Arab."
Baca juga: Israel Akui Kehebatan Rudal Hipersonik Iran yang Sulit Dicegat
Laporan itu menambahkan, “Faktor berpengaruh yang dapat membangkitkan sentimen nasional Arab (Faktanya, sangat berpengaruh) bahwa orang seperti penyerang Mesir memutuskan mengorbankan hidupnya sebagai tindakan protes terhadap kejahatan Israel dan melawan 'kerja sama keamanan', perdamaian palsu dan perjanjian normalisasi."
Harian itu juga menerbitkan sejumlah kartun yang memuji Salah dan tindakannya.
Presenter di Al-Jazeera, menulis di akun media sosial pribadi mereka, mengklaim tindakan Salah membuktikan Israel masih menjadi musuh orang Arab meskipun ada perjanjian perdamaian dan normalisasi yang ditandatangani oleh beberapa rezim Arab.
Seperti disebutkan, beberapa dari mereka membandingkan Salah dengan Suleiman Khater, pelaku yang membunuh tujuh turis Israel, termasuk anak-anak, di Sinai pada 1985.
Salam Hindawi, yang menyajikan acara investigasi di Al-Jazeera, men-tweet gambar Salah dengan latar belakang Al-Aqsa, dengan kata-kata "kebanggaan orang Arab."
Lihat Juga :