6 Negara yang Mempunyai Pangkalan Militer di Negara Lain, Nomor 5 Tetangga Indonesia

Rabu, 07 Juni 2023 - 16:39 WIB
loading...
A A A
Pangkalan militer lain dapat dibangun di Mozambik, di mana menurut informasi intelijen AS, China siap menandatangani perjanjian yang identik dengan yang digunakan Beijing untuk memulai pembangunan pangkalan lain di luar negeri. Negosiasi juga sedang berlangsung dengan negara tetangga Tanzania.

Terakhir ada Tajikistan, di Asia Tengah, di mana China telah membangun dua pos militer rahasia dengan tujuan memantau pergerakan militan Uyghur dari Gerakan Islam Turkestan Timur (Etim) antara Afghanistan dan Xinjiang.

5. Singapura

Singapura memiliki setidaknya tujuh pangkalan militer di negara lain.

Salah satunya adalah Sekolah Penengan atau Skuadron 130 di Australia. Itu menjadi pusat pelatihan penerbangan militer milik Singapura.

Selain itu, Singapura juga memiliki pangkalan udara di AS bersama militer AS di Luke Air Force Base.

6. Turki

6 Negara yang Mempunyai Pangkalan Militer di Negara Lain, Nomor 5 Tetangga Indonesia

Foto/Reuters

Turki memiliki 10 pangkalan militer di negara lain, baik di Timur Tengah dan Afrika.

Itu memungkinkan Ankara untuk mengerahkan aset udara, darat, dan laut yang cukup besar ke wilayah penting yang strategis jauh melampaui perbatasannya sendiri dan menantang saingan regionalnya – terutama Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) – di beberapa bidang utama.

Levent Ozgul, seorang analis pertahanan Turki, mencatat bahwa Turki memiliki “pangkalan ekspedisi formal” di Qatar, Somalia, Siprus utara, dan Sudan bersama dengan “kegiatan informal di Tripoli, Libya” di mana Turki mendukung dan mempersenjatai Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) melawan Tentara Nasional Libya (LNA) yang didukung UEA.

“Pengerahan Qatar, Somalia dan Sudan dan upaya Libya semuanya melawan Arab Saudi dan UEA,” Ozgul mengatakan kepada Ahval.

Turki telah memiliki pangkalan militer di Qatar selama beberapa tahun, memberikan pasukannya pijakan di Teluk. Ketika Saudi dan Emirat mempelopori blokade besar-besaran terhadap Qatar pada musim panas 2017, Turki memperkuat kehadiran pasukannya di sana untuk menunjukkan dukungan yang jelas kepada sekutunya.

Di Somalia, Turki mendirikan pangkalan militer besar di ibu kota Mogadishu untuk melatih tentara Somalia. Biayanya diperkirakan $50 juta dan dapat melatih sekitar 1.500 tentara Somalia sekaligus untuk membantu Mogadishu memerangi kelompok Al-Shabaab.

Ozgul mengatakan Siprus adalah “tempat terpanas” di mana Turki memiliki pasukan militer. Pengeboran gas alam yang baru ditemukan Turki di lepas pantai Republik Siprus selatan ditentang oleh Uni Eropa, negara-negara kawasan lain, dan Amerika Serikat, yang mendesak Ankara untuk menghentikannya.

Mustafa Gurbuz, seorang peneliti non-residen di Arab Center di Washington D.C., mengatakan mungkin mengejutkan bahwa kekuatan lunak Turki di Timur Tengah menurun dengan cepat, aktivisme militer Turki mencapai puncaknya, meninggalkan jejak yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak zaman Ottoman.

“Meningkatnya persepsi ancaman Erdogan merupakan faktor penting untuk membangun pangkalan di Qatar dan Somalia. Di luar Erdogan, pangkalan militer Turki di Irak dan Suriah adalah hasil dari kebijakan negara jangka panjang yang lebih dalam melawan nasionalisme Kurdi,” kata Gürbüz kepada Ahval.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Ngeri! Macan Tutul Masuk...
Ngeri! Macan Tutul Masuk Toko Miras, Serang Pegawai lalu Acak-Acak Minuman
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Wanita Punya Proteksi...
Wanita Punya Proteksi Alami dari Serangan Jantung, Tapi Bisa Hilang karena Ini
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Berita Terkini
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved