4 Fakta Kesuksesan Strategi Rusia dengan Menghancurkan Bendungan Kakhovka
Rabu, 07 Juni 2023 - 11:31 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, Modupe Jimoh, seorang profesor Teknik Sipil dan Kemanusiaan di University of Warwick, memperkirakan jebolnya bendungan akan mencuci bahan kimia industri dan pelumas ke dalam tanah dan tabel air, merusak ekosistem dan keanekaragaman hayati.
Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba menuduh Rusia melakukan "ekosida", mengatakan banjir akan membawa kerusakan yang tidak dapat diubah. “Hewan di Kebun Binatang Nova Kakhovka, termasuk monyet dan landak, telah mati akibat air yang naik,” katanya.
![4 Fakta Kesuksesan Strategi Rusia dengan Menghancurkan Bendungan Kakhovka]()
Foto/Reuters
Air pada bendungan yang luas juga memasok air pendingin untuk pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa di Zaporizhzhia yang dikuasai Rusia. Namun, pengawas nuklir PBB mengecilkan risiko langsung, dengan mengatakan sumber air alternatif dapat memasok fasilitas selama berbulan-bulan jika diperlukan.
Baca Juga: Bendungan Pembangkit Listrik Peninggalan Uni Soviet di Ukraina Hancur
![4 Fakta Kesuksesan Strategi Rusia dengan Menghancurkan Bendungan Kakhovka]()
Foto/Reuters
Kerusakan yang lebih luas terhadap pertanian di salah satu pengekspor gandum terbesar di dunia bisa sangat parah. Itu akan menekan rantai pasokan global setelah blokade pelabuhan Ukraina tahun lalu.
Harga gandum melonjak lebih dari 3% pada pekan ini. “Dampak banjir akan kita rasakan tidak hanya dalam hitungan minggu bahkan bulan, tapi jangka waktu yang panjang,” kata Strilets.
Dijelaskan Mohammad Heidarzadeh, pakar bendungan University of Bath di Inggris, mengatakan, tantangannya adalah bendungan yang sangat besar, salah satu waduk terbesar di dunia.
"...Berdasarkan pengalaman insiden serupa di seluruh dunia, area yang sangat luas akan terkena dampak dan bahan berbahaya tersebar di seluruh area yang akan berdampak pada produktivitas pertanian."
Heidarzadeh mengatakan lumpur yang ditinggalkan oleh air banjir mungkin membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dibersihkan.
Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba menuduh Rusia melakukan "ekosida", mengatakan banjir akan membawa kerusakan yang tidak dapat diubah. “Hewan di Kebun Binatang Nova Kakhovka, termasuk monyet dan landak, telah mati akibat air yang naik,” katanya.
3. Memicu Krisis Nuklir

Foto/Reuters
Air pada bendungan yang luas juga memasok air pendingin untuk pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa di Zaporizhzhia yang dikuasai Rusia. Namun, pengawas nuklir PBB mengecilkan risiko langsung, dengan mengatakan sumber air alternatif dapat memasok fasilitas selama berbulan-bulan jika diperlukan.
Baca Juga: Bendungan Pembangkit Listrik Peninggalan Uni Soviet di Ukraina Hancur
4. Krisis Pangan Makin Parah

Foto/Reuters
Kerusakan yang lebih luas terhadap pertanian di salah satu pengekspor gandum terbesar di dunia bisa sangat parah. Itu akan menekan rantai pasokan global setelah blokade pelabuhan Ukraina tahun lalu.
Harga gandum melonjak lebih dari 3% pada pekan ini. “Dampak banjir akan kita rasakan tidak hanya dalam hitungan minggu bahkan bulan, tapi jangka waktu yang panjang,” kata Strilets.
Dijelaskan Mohammad Heidarzadeh, pakar bendungan University of Bath di Inggris, mengatakan, tantangannya adalah bendungan yang sangat besar, salah satu waduk terbesar di dunia.
"...Berdasarkan pengalaman insiden serupa di seluruh dunia, area yang sangat luas akan terkena dampak dan bahan berbahaya tersebar di seluruh area yang akan berdampak pada produktivitas pertanian."
Heidarzadeh mengatakan lumpur yang ditinggalkan oleh air banjir mungkin membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dibersihkan.
(ahm)
Lihat Juga :