Kontrak Rp25 Miliar Ini Diduga Bukti Iran Pasok Senjata ke Rusia

Rabu, 07 Juni 2023 - 03:45 WIB
loading...
Kontrak Rp25 Miliar...
Iran diduga terlibat kontrak senilai lebih dari Rp25 miliar untuk memasok senjata ke Rusia di tengah invasinya ke Ukraina. Foto/Sky News
A A A
LONDON - Sebuah dokumen kontrak senjata senilai USD1,7 juta (lebih dari Rp25 miliar) yang ditandatangani musim gugur lalu diduga menjadi bukti kesepakatan Iran memasok senjata ke Rusia.

Dokumen itu dipublikasikan Sky News pada Senin. Tak disebutkan bagaimana dokumen rahasia itu diperoleh, dan media Inggris tersebut memperkuat laporannya dengan mengutip sumber informasi secara anonim.

Jika dikonfirmasi otentik, kontrak itu menawarkan bukti langsung dari tuduhan Barat bahwa Iran telah memasok Rusia dengan amunisi di tengah invasinya ke Ukraina.

Baca Juga: Ada Opsi 41 Jet Tempur F/A-18 Hornet Australia Dikirim ke Ukraina

Teheran telah berulang kali membantah menjual senjata dan amunisi ke Moskow sejak awal perang.

Dokumen setebal 16 halaman tertanggal 14 September 2022, dan ditulis dalam bahasa Inggris mencantumkan 1.000 peluru ledak tinggi 122mm, 125mm, dan 155mm dengan total USD1.013.100.

Kontrak Rp25 Miliar Ini Diduga Bukti Iran Pasok Senjata ke Rusia

Foto/Sky News

Lampiran terpisah berbahasa Rusia pada kontrak mencantumkan 72.000 peluru putaran kaliber yang sama tanpa menyebutkan biayanya.

Kontrak lima halaman lainnya termasuk tank T-72 senilai USD740.000 dan barel artileri Howitzer.

Pihak-pihak dalam kesepakatan itu disebutkan sebagai perusahaan ekspor-impor militer Rusia; Rosoboronexport, dan Kementerian Pertahanan dan Logistik Iran.

Sky News mengutip sumbernya yang mengatakan bahwa Moskow dan Teheran telah menandatangani sejumlah kontrak terkait dan bagian tambahan pada waktu yang hampir bersamaan.

“Waktunya cocok dengan saat kami mulai melihat transfer tertentu dilakukan,” kata Jack Watling, pakar Iran di Royal United Services Institute yang juga meliput perang di Ukraina, kepada Sky News, Selasa (6/6/2023).
Kontrak Rp25 Miliar Ini Diduga Bukti Iran Pasok Senjata ke Rusia

Foto/Sky News

Tidak mungkin memverifikasi keaslian dokumen kontrak, tetapi sumber tersebut mengatakan: "Kami yakin ini 100% asli."

Kedutaan Rusia dan Iran di London tidak menanggapi permintaan komentar.

Moskow menghadapi kekurangan amunisi yang dilaporkan secara luas sejak menginvasi Ukraina pada Februari 2022, sementara sanksi Barat telah menghambat kemampuan industri pertahanan Rusia untuk mengisi kembali persediaan.

Duta Besar Ukraina di London Vadym Prystaiko mengatakan kontrak tersebut, jika asli, menunjukkan bahwa posisi Rusia memang cukup sulit.

Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal dan Menteri Luar Negeri Inggris James Cleverly berjanji untuk mengambil tindakan setelah keaslian kontrak divalidasi.

London telah memberlakukan sanksi terhadap Iran atas pasokan drone tempurnya ke Rusia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Cedera Patah Kaki di...
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Terancam Absen Setahun
Navigasi Kompleksitas...
Navigasi Kompleksitas Bisnis 2026, Grab For Business Dorong Pelaku Usaha Scale Smarter dan Execute Faster
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Berita Terkini
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved