10 Negara Pendukung Setia Serbia, Nomor 9 Mengalami Penderitaan yang Sama saat Perang Dunia II

Senin, 05 Juni 2023 - 21:09 WIB
loading...
10 Negara Pendukung...
Serbia telah membangun aliansi yang terdiri dari negara pendukung setia. Foto/Reuters
A A A
BEOGRAD - Serbia tetap percaya diri dalam menghadapi ketegangan dengan Kosovo. Hal itu tidak lain karena Serbia sudah memiliki negara lain yang menjadi pendukung setianya. Jaminan itu meneguhkan Serbia untuk mempertahankan teritorialnya dan mengklaim dirinya berhak membela warganya yang ditekan pemerintahan Kosovo.

Aliansi yang dibangun Serbia didasarkan bagaimana Beograd berusaha mengambil keuntungan dengan ketegangan geopolitik antara Barat dengan Rusia dan China. Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa merupakan pendukung Kosovo, sehingga Serbia memilih berpihak kepada Rusia dan China. Beijing dan Moskow pun mengambil kesempatan besar itu.

Persekutuan Serbia juga dijalin dengan mengandalkan mitra tradisional dan ikatan sejarah yang kuat. Rasa senasib dan sepenanggungan menjadi dasar utama untuk menentukan masa depan dalam kerja sama yang dibangun Serbia.

Baca Juga: 10 Fakta tentang Kosovo, Nomor 4 Populasi Termuda di Eropa

Berikut adalah 10 negara yang menjadi pendukung utama Serbia dan menjadi mitra utama negara tersebut.

1. China

10 Negara Pendukung Setia Serbia, Nomor 9 Mengalami Penderitaan yang Sama saat Perang Dunia II

Foto/Reuters

China menyatakan dukungannya untuk upaya Serbia untuk menjaga kedaulatan dan integritas teritorialnya. Itu diungkapkan China setelah muncul ketegangan antara etnis Serbia dan pasukan penjaga perdamaian NATO di Kosovo.

Partai Komunis China yang berkuasa telah lama menjadi pengkritik aliansi NATO. Itu dipicu pemboman kedutaan Beijing di Beograd selama serangan udara pada 1999 untuk mengakhiri kekejaman brutal Serbia terhadap separatis etnis Albania di Kosovo. Pengeboman yang menewaskan tiga jurnalis China itu telah lama digunakan Beijing untuk memobilisasi sentimen anti-Barat.

Sebagai bentuk dukungan untuk Serbia, China tidak mengakui kemerdekaan Kosovo 2008. “Kami mendesak NATO untuk sungguh-sungguh menghormati kedaulatan dan keutuhan wilayah negara-negara terkait dan benar-benar melakukan apa yang kondusif bagi perdamaian kawasan,” demikia pernyataan tegas China sebagai bentuk dukungan untuk Serbia.

2. Rusia

10 Negara Pendukung Setia Serbia, Nomor 9 Mengalami Penderitaan yang Sama saat Perang Dunia II

Foto/Reuters

Duta Besar Rusia untuk Beograd Alexander Botsan-Kharchenko menegaskan Serbia dapat mengandalkan dukungan apa pun dari Rusia. Botsan-Kharchenko mengatakan, dukungan kepada Serbia selalu menjadi titik kunci dan basis aktivitas Rusia di tingkat internasional”.

Serbia merupakan salah satu sekutu tradisional Rusia dan telah menolak untuk bergabung dengan sanksi internasional terhadap Moskow, meskipun mendukung dua resolusi PBB yang mengutuk Rusia pada 2022.

“Kapan dan jika hubungan persahabatan dan persaudaraan dipertaruhkan, saya yakin, dan ini dikatakan di tingkat tertinggi, bahwa Serbia dan rakyat Serbia dapat mengandalkan dukungan apa pun dari Rusia,” kata Botsan-Kharchenko. Ditanya apakah ini bisa Rusia berarti memasuki konflik bersenjata karena Serbia, dia menjawab: "Semuanya tergantung situasi." “Saya beritahu Anda, Serbia dapat mengandalkan bantuan apa pun yang akan efektif dan diperlukan dalam keadaan nyata,” kata Botsan-Kharchenko.

Baca Juga: 8 Alasan Kosovo Akan Jadi Medan Perang Baru di Eropa

3. Yunani

10 Negara Pendukung Setia Serbia, Nomor 9 Mengalami Penderitaan yang Sama saat Perang Dunia II

Foto/Reuters

Yunani merupakan sekutu tradisional Balkan dari Serbia.

Yunani akan tetap pada posisinya untuk tidak mengakui negara Kosovo dan telah meminta Serbia dan bekas provinsinya untuk melanjutkan pembicaraan yang difasilitasi UE.

Athena memutuskan untuk meningkatkan status kantor perdagangan Pristina. Yunani tetap menempatkan diri sebagai sekutu tradisional Ortodoks.

Serbia juga menjadi sekutu tradisional Yunani sejak perang Balkan di awal abad ke-20.

Posisi Yunani selalu bahwa pada akhirnya akan mengakui Kosovo jika Beograd dan Pristina menghasilkan solusi yang diterima secara umum – yang merupakan tujuan UE dalam dialog Beograd-Pristina yang disponsori Brussel.

4. Rumania

Rumania dan Serbia berbagi hubungan persahabatan selama berabad-abad. Selama berabad-abad kedua negara memiliki dua musuh utama yang sama - kekaisaran Ottoman dan kekaisaran Habsburg. Sekarang kedua musuh itu sudah lama hilang, tapi kami masih berbagi aliansi.

5. Slovakia

10 Negara Pendukung Setia Serbia, Nomor 9 Mengalami Penderitaan yang Sama saat Perang Dunia II

Foto/Reuters

Minoritas Slovakia di Serbia sangat dihormati dan terintegrasi. Slovakia adalah salah satu bahasa resmi provinsi Vojvodina di utara Serbia.

6. Belarusia

Belarusia dan Serbia memiliki hubungan yang sangat baik. Kedua merupakan mitra ekonomi yang solid, dan baru-baru ini Belarusia menyumbangkan sebagian peralatan militernya ke Serbia.

7. Spanyol

Spanyol merupakan sekutu kuat Serbia dalam sengketa Kosovo.

Spanyol merupakan salah satu dari lima negara anggota Uni Eropa yang tidak mengakui deklarasi kemerdekaan Kosovo secara sepihak dan secara aktif menentang keanggotaannya dalam organisasi internasional seperti UNESCO dan Interpol.

Selain itu, Spanyol mendukung desakan Serbia pada pembentukan Komunitas Kota Serbia di Kosovo sebagaimana diatur dalam Perjanjian Brussel 2013 yang ditandatangani di bawah naungan Uni Eropa.

8. Siprus

10 Negara Pendukung Setia Serbia, Nomor 9 Mengalami Penderitaan yang Sama saat Perang Dunia II

Foto/Reuters

Siprus merupakan pengekor Yunani. Kedekatan Siprus dan Serbia berkat hubungan mereka dengan Yunani.

Selain itu, banyak warga Serbia yang tinggal di Siprus merasa nyaman. Kenapa? Orang Serbia dan Siprus terikat oleh agama yang sama, budaya yang sama, hubungan politik dan ekonomi jangka panjang yang baik, tetapi juga perjuangan untuk mempertahankan wilayah, di mana mereka saling mendukung.

"Orang Siprus Yunani melihat orang Serbia sebagai orang persaudaraan dan semua hubungan yang kami alami di Siprus seperti dengan orang kami sendiri", kata Nenad Bogdanovic, seorang Serbia yang telah tinggal dan bekerja di negara itu selama bertahun-tahun. Bogdanovic juga presiden Asosiasi Persahabatan Serbia-Siprus, yang didirikan kurang dari dua tahun lalu.

9. Israel

10 Negara Pendukung Setia Serbia, Nomor 9 Mengalami Penderitaan yang Sama saat Perang Dunia II

Foto/Reuters

Serbia sangat menderita dalam Perang Dunia Kedua, bersama dengan orang Yahudi dan karena itu Serbia berbagi hubungan khusus dan hubungan yang sangat bersahabat. Kerajaan Serbia adalah negara asing pertama yang mendukung Deklarasi Balfour.

Selain itu, persahabatan tersebut juga tidak terlepas dari kepentingan geopolitik saat ini, dan krisis global yang berkelanjutan. Di bawah kepemimpinan Aleksandar Vucic, Serbia telah berhasil meningkatkan hubungan hanya dalam beberapa tahun dan telah menjadi mitra beberapa negara besar, terutama di bidang ekonomi, investasi, dan kerjasama sektor keamanan.

Hal yang sama berlaku untuk Israel, hubungan yang sedang meningkat, khususnya dalam jaringan inovatif ekosistem, penyedia teknologi informasi , teknologi tinggi, transfer pengetahuan dari akademi ke ekonomi.

10. India

India ikatan lama dari gerakan Nonblok masih kuat. India dan Yugoslavia secara tradisional menikmati persahabatan yang dalam sebagai salah satu pendiri Gerakan Non-Blok.

Ikatan persahabatan yang mendalam berlanjut dalam beberapa dekade berikutnya menghasilkan hubungan yang erat dan bersahabat antara India dan Serbia. India memberikan dukungan prinsip untuk integritas teritorial dan kedaulatan Serbia dan belum mengakui Deklarasi Kemerdekaan Unilateral (UDI) oleh Kosovo.

Serbia telah mendukung pemilihan kandidat India di forum internasional. India dan Serbia juga memiliki pandangan yang sama tentang banyak masalah global utama.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
DPW PPP Banten Targetkan...
DPW PPP Banten Targetkan Tambah Kursi Legislatif pada Pemilu 2029
Berita Terkini
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved