Mengenal Pasukan Khusus Garda Swiss Vatikan, Salah Satu Tentara Tertua di Dunia

Senin, 05 Juni 2023 - 15:07 WIB
loading...
Mengenal Pasukan Khusus...
Pasukan Khusus Garda Swiss Vatikan, tentara yang melindungi Paus sebagai pemimpin Vatikan. Foto/Vatican News
A A A
JAKARTA - Setiap tanggal 6 Mei, Pasukan Khusus Garda Swiss Vatikan selalu mengadakan upacara yang penuh akan kemegahan. Upacara tersebut dilaksanakan dalam rangka pengambilan sumpah anggota baru dari pasukan tersebut.

Acara pengambilan sumpah tersebut diadakan di halaman S Damaso dari Istana Apostolik. Seluruh pasukan yang akan menjadi anggota baru pasukan khusus mengucapkan sumpah dan janji setia kepada Paus.

Selain itu, upacara tersebut juga merupakan tradisi untuk memperingati tragedi yang terjadi pada 6 Mei 1527, ketika 147 Garda Swiss tewas dalam melindungi Paus Clement VII dari tentara Kaisar Romawi Suci.


Mengenal Pasukan Khusus Garda Swiss


Pasukan Garda Kepausan Swiss merupakan salah satu tentara militer tertua di dunia. Garda Swiss tersebut mulai melayani Negara Kepausan sejak pada abad akhir ke-14 dan ke-15 silam.

Selama abad pertengahan, mereka pernah menjadi tentara bayaran Swiss dan banyak dicari oleh tentara asing karena kemampuan dan kemahiran mereka dalam menggunakan senjata yang terbukti di medan perang.

Kemudian pada tahun 1505, seorang uskup Swiss di Vatikan, Matthaus Scheiner, menyarankan agar pasukan tersebut dibentuk menjadi Korps Swiss permanen yang beroperasi di bawah kendali Negara Kepausan.

Atas usulan itu, Garda Swiss pun resmi didirikan oleh Paus Julius II pada tahun 1506. Kontingen yang pertama pasukan tersebut terdiri dari 150 tentara yang tiba di Roma pada tanggal 22 Januari 1506.

Mereka yang bergabung dengan pasukan tersebut harus memenuhi syarat yang diberikan Paus. Beberapa di antaranya seperti laki-laki, berkewarganegaraan Swiss, Katolik, belum menikah, berusia antara 19-30 tahun dan tinggi badan minimal 174 cm.

Sebelum mendaftar, mereka pun harus menjalani sederet pelatihan militer dan harus menyelesaikan terlebih dahulu diploma atau Sekolah Menengah Atas.

Namun sejak upaya pembunuhan terhadap Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1981, ada penekanan yang lebih besar dan peran non-seremonial bagi para pasukan. Pelatihan para pasukan ditingkatkan dalam misi pertempuran tak bersenjata dan kontra terorisme.

Selain melindungi Paus, para prajurit juga akan melakukan tugas seremonial hingga memberikan keamanan dan membantu tugas dan fungsi dari Vatikan.

Dalam melakukan upaya penjagaan, mereka akan membawa senjata dan pedang tombak kuno dan biasanya memakai doublet biru dan baret. Dalam perkembangannya, model kuno tersebut kemudian didesain ulang oleh Kolonel Swiss Jules Repond tahun 1914.

Dikutip dari laman wantedinrome, Vatikan juga telah mengumumkan untuk membangun kembali kediaman Garda Swiss dengan satu kamar dan kamar mandi pribadi untuk anggota pasukan itu.

Untuk menambah pasukannya, Paus Fransiskus atau calon paus juga memiliki rencana untuk mengizinkan wanita bergabung dengan Pasukan Khusus Garda Swiss Vatikan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat, Usman Hamid: Ruang Kelas Harus Bebas dari Intervensi Militer
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
Rahasia Keharmonisan...
Rahasia Keharmonisan Rumah Tangga Menurut Kisah Umar bin Khattab
Berita Terkini
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved