Shalat Jumat di Hagia Sophia Jadi Mahkota Perjuangan Muslim
Jum'at, 24 Juli 2020 - 05:37 WIB
loading...
A
A
A
Pada waktu itu Erdogan telah membentuk kembali republik modern Turki, yang didirikan hampir seabad yang lalu oleh Mustafa Kemal Ataturk, seorang sekularis yang setia, mencabut larangan jilbab Muslim di depan umum, mempromosikan pendidikan agama dan menjinakkan militer Turki yang kuat, yang dulu merupakan benteng nilai-nilai sekuler Ataturk.
Di tengah kekacauan dan pemberontakan yang mengguncang Timur Tengah sejak 2011, Erdogan juga berusaha memposisikan Turki sebagai kekuatan regional dan juara Muslim Sunni.
"Langkah Hagia Sophia adalah tanda menuju "mencapai kebebasan" untuk masjid al-Aqsa di Yerusalem," kata Erdogan awal bulan ini.
Erdogan, seorang Muslim yang saleh, mendukung kampanye untuk mengkonversi Hagia Sophia sebelum pemilihan lokal tahun lalu yang merupakan pukulan menyakitkan bagi Partai AK yang berkuasa. Para pejabat mengatakan langkah itu membahas keinginan yang mengakar dalam di negara itu.
"Keputusan untuk mengubah museum Hagia Sophia menjadi masjid didasarkan pada permintaan lama oleh sebagian besar rakyat Turki," kata juru bicara kepresidenan Ibrahim Kalin.
"Kami percaya lebih masuk akal untuk menggunakannya sebagai rumah ibadah," imbuhnya.
Ia mengatakan di bawah pemerintahan Erdogan, gereja-gereja dan sinagoge yang melayani komunitas minoritas Kristen dan Yahudi Turki juga telah dibangun, atau dibangun kembali.
Di tengah kekacauan dan pemberontakan yang mengguncang Timur Tengah sejak 2011, Erdogan juga berusaha memposisikan Turki sebagai kekuatan regional dan juara Muslim Sunni.
"Langkah Hagia Sophia adalah tanda menuju "mencapai kebebasan" untuk masjid al-Aqsa di Yerusalem," kata Erdogan awal bulan ini.
Erdogan, seorang Muslim yang saleh, mendukung kampanye untuk mengkonversi Hagia Sophia sebelum pemilihan lokal tahun lalu yang merupakan pukulan menyakitkan bagi Partai AK yang berkuasa. Para pejabat mengatakan langkah itu membahas keinginan yang mengakar dalam di negara itu.
"Keputusan untuk mengubah museum Hagia Sophia menjadi masjid didasarkan pada permintaan lama oleh sebagian besar rakyat Turki," kata juru bicara kepresidenan Ibrahim Kalin.
"Kami percaya lebih masuk akal untuk menggunakannya sebagai rumah ibadah," imbuhnya.
Ia mengatakan di bawah pemerintahan Erdogan, gereja-gereja dan sinagoge yang melayani komunitas minoritas Kristen dan Yahudi Turki juga telah dibangun, atau dibangun kembali.
Lihat Juga :