Ketika Serangan Rudal Rusia Bikin Warga Ibu Kota Ukraina Kocar-kacir
Selasa, 30 Mei 2023 - 09:05 WIB
loading...
A
A
A
"Malam yang sulit lagi untuk ibu kota. Namun, berkat profesionalisme para pembela kami, akibat serangan udara kaum barbar di Kiev, tidak ada kerusakan atau kehancuran infrastruktur dan objek lainnya," ujarnya.
Serangan Rusia, yang menggunakan rudal balistik jarak pendek Iskander, terjadi setelah serangkaian serangan malam hari di Kyiv yang melibatkan drone Shahed buatan Iran dan rudal jelajah.
Angkatan Udara Ukraina mengatakan bahwa pada Minggu malam pihaknya menembak jatuh 37 dari 40 rudal jelajah Rusia dan 29 dari 35 drone.
Pada Minggu dini hari, yang menandai Hari Kyiv untuk memperingati berdirinya kota itu, Rusia meluncurkan serangan drone terbesarnya di Ibu Kota Ukraina, yang melibatkan 54 kendaraan udara tempur Shahed.
Serhii Popko, kepala administrasi militer Kiev, mengatakan bahwa selain menjaga warga sipil Ukraina dalam keadaan "ketegangan psikologis yang mendalam", para pemimpin Rusia berusaha melemahkan pertahanan udara Ukraina dengan serentetan serangan tanpa henti.
Pejabat Ukraina telah menyatakan keprihatinan mereka bahwa pertahanan anti-pesawat mereka dari era Soviet kehabisan amunisi dan bahwa sistem barat seperti Patriot AS tidak tiba dalam jumlah yang cukup untuk mengisi kekosongan tersebut.
Kiev bukan satu-satunya target serangan Rusia pada hari Senin. Sebuah lapangan terbang di wilayah barat Khmelnytskyi juga dihantam.
Serangan Rusia, yang menggunakan rudal balistik jarak pendek Iskander, terjadi setelah serangkaian serangan malam hari di Kyiv yang melibatkan drone Shahed buatan Iran dan rudal jelajah.
Angkatan Udara Ukraina mengatakan bahwa pada Minggu malam pihaknya menembak jatuh 37 dari 40 rudal jelajah Rusia dan 29 dari 35 drone.
Pada Minggu dini hari, yang menandai Hari Kyiv untuk memperingati berdirinya kota itu, Rusia meluncurkan serangan drone terbesarnya di Ibu Kota Ukraina, yang melibatkan 54 kendaraan udara tempur Shahed.
Serhii Popko, kepala administrasi militer Kiev, mengatakan bahwa selain menjaga warga sipil Ukraina dalam keadaan "ketegangan psikologis yang mendalam", para pemimpin Rusia berusaha melemahkan pertahanan udara Ukraina dengan serentetan serangan tanpa henti.
Pejabat Ukraina telah menyatakan keprihatinan mereka bahwa pertahanan anti-pesawat mereka dari era Soviet kehabisan amunisi dan bahwa sistem barat seperti Patriot AS tidak tiba dalam jumlah yang cukup untuk mengisi kekosongan tersebut.
Kiev bukan satu-satunya target serangan Rusia pada hari Senin. Sebuah lapangan terbang di wilayah barat Khmelnytskyi juga dihantam.
Lihat Juga :