Pos Komandonya Diserang, Komandan Pasukan Khusus Rusia Tewas
Selasa, 30 Mei 2023 - 08:27 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Zelensky Klaim Sistem Patriot AS 100 Persen Tembak Jatuh Rudal Rusia, tapi....
Rusia telah mempertahankan kehadiran militer yang cukup besar di Suriah sejak 2015—empat tahun setelah perang saudara pecah di negara itu—tetapi dalam beberapa bulan terakhir Rusia mengurangi pasukannya di wilayah tersebut, memindahkan pasukannya yang berpengalaman untuk berperang melawan Ukraina.
Presiden Suriah Bashar al-Assad mengandalkan pasukan Presiden Rusia Vladimir Putin, dan pasukan pendukung lainnya, untuk melawan pemberontak dan mempertahankan cengkeramannya pada kekuasaan.
Kolonel Pechevisty lulus pada tahun 2006 dari Akademi Senjata Gabungan Angkatan Bersenjata Federasi Rusia, sebuah akademi militer di Moskow.
Pechevisty juga pernah bertugas di Republik Chechnya Rusia dan wilayah Ossetia Selatan yang memisahkan diri dari Georgia, sebelum akhirnya ditugaskan ke Suriah.
Rusia telah mempertahankan kehadiran militer yang cukup besar di Suriah sejak 2015—empat tahun setelah perang saudara pecah di negara itu—tetapi dalam beberapa bulan terakhir Rusia mengurangi pasukannya di wilayah tersebut, memindahkan pasukannya yang berpengalaman untuk berperang melawan Ukraina.
Presiden Suriah Bashar al-Assad mengandalkan pasukan Presiden Rusia Vladimir Putin, dan pasukan pendukung lainnya, untuk melawan pemberontak dan mempertahankan cengkeramannya pada kekuasaan.
Kolonel Pechevisty lulus pada tahun 2006 dari Akademi Senjata Gabungan Angkatan Bersenjata Federasi Rusia, sebuah akademi militer di Moskow.
Pechevisty juga pernah bertugas di Republik Chechnya Rusia dan wilayah Ossetia Selatan yang memisahkan diri dari Georgia, sebelum akhirnya ditugaskan ke Suriah.
Lihat Juga :