5 Negara yang Mengoperasikan Jet Tempur F-16 Terbanyak, 2 di Antaranya Anggota NATO

Senin, 29 Mei 2023 - 20:07 WIB
loading...
5 Negara yang Mengoperasikan...
Jet tempur F-16 milik Angkatan Udara AS hendak lepas landas. Foto/REUTERS
A A A
TAIPEI - Terdapat sedikitnya lima negara yang mengoperasikan jet tempur F-16 terbanyak di dunia. Beberapa di antaranya adalah anggota NATO.

Belakangan, jet tempur F-16 tengah menjadi perbincangan hangat. Terlebih setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memberikan izin kepada negara lain yang ingin mengirim F-16 untuk Ukraina.

Melihat riwayatnya, F-16 ini adalah jet tempur produksi Lockheed Martin. Tak hanya AS saja, penggunanya juga cukup banyak di dunia. Tak terbatas untuk anggota NATO, tetapi juga negara-negara lain di luar sana.

Melansir data Statista, berikut lima negara yang mengoperasikan jet tempur F-16 terbanyak di dunia.

Operator Jet Tempur F-16 Terbanyak

1. Amerika Serikat


Amerika Serikat menjadi negara yang memiliki F-16 terbanyak. Melihat latar belakangnya, F-16 dibangun berdasarkan perjanjian antara AS dengan mitra NATO-nya seperti Belgia, Denmark, Belanda, dan Norwegia.

Mengutip laman Airforce, angkatan bersenjata Amerika Serikat sendiri telah banyak menerima berbagai varian dari jet tempur F-16 dari Lockheed Martin. Sejak September 2001, F-16 telah menjadi komponen utama dari persenjataan AS.

Menurut data Statista, per 2022 lalu Amerika Serikat memiliki sekitar 936 unit aktif dari F-16. Hal ini menjadikannya sebagai pemilik terbanyak jet tempur tersebut di antara negara lainnya.

2. Turki


Berikutnya adalah Turki. Negara ini menjadi salah satu anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO.

Menurut data Statista, Turki memiliki sekitar 243 jet tempur F-16. Angka tersebut menempatkannya sebagai salah satu yang terbesar setelah Amerika Serikat.

Data tersebut relevan dengan laporan yang disampaikan Jerusalem Post. Sebelumnya, mereka melaporkan bahwa Ankara memiliki lebih dari 200 F-16, termasuk varian F-16C dan F-16D.

3. Israel


Israel mungkin bukan anggota NATO. Namun, dalam hal ini mereka adalah sekutu dekat Amerika Serikat. Sehingga tak heran apabila persenjataan seperti F-16 ini dimilikinya dalam jumlah banyak.

Per tahun 2022 lalu, Israel diperkirakan memiliki sekitar 224 jet tempur F-16. Mengingat kedekatannya dengan AS, bukan tidak mungkin ke depannya mereka akan mendapat lebih banyak F-16.

4. Mesir


Selama Perang Yom Kippur tahun 1973 dengan Israel, Mesir kehilangan banyak pesawat tempurnya. Pasca kehilangan pasokan senjata dari Uni Soviet, mereka beralih ke negara lain seperti Prancis dan Amerika Serikat.

Saat itu, mereka mulai menerima persenjataan seperti Mirage 5 dari Prancis serta F-4E dari AS. Setelahnya, sekitar tahun 80-an, Mesir mulai memesan F-16 varian A dan B untuk memperkuat sektor udaranya.

Sampai saat ini, Mesir diketahui masih banyak memiliki unit jet tempur F-16. Menurut data Statista, mereka punya sekitar 218 unit per Desember 2022 lalu.

5. Taiwan


Jet tempur F-16 menjadi salah satu persenjataan udara yang dimiliki Taiwan. Formosa menggunakannya untuk menjaga pertahanan udara dari ancaman musuh-musuhnya, termasuk China.

Pada akhir 2022 lalu, Taiwan diperkirakan memiliki 202 unit jet tempur F-16 dalam berbagai varian berbeda.

Selain kelima negara di atas, sejatinya masih cukup banyak operator F-16 di dunia. Hanya saja, memang jumlahnya relatif lebih sedikit. Sebut saja seperti Denmark, Belgia, Belanda, Norwegia, Korea Selatan, Yunani, dan lain sebagainya.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Putin: Ukraina Minta...
Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan
Rekomendasi
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota Komisi Informasi Pusat 2026-2030, Ini Daftarnya
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Berita Terkini
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved