10 Negara Terbaik bagi Wanita untuk Bekerja di Luar Negeri, Nomor 10 Tetangga Indonesia

Senin, 29 Mei 2023 - 12:36 WIB
loading...
A A A
10 Negara Terbaik bagi Wanita untuk Bekerja di Luar Negeri, Nomor 10 Tetangga Indonesia

Foto/Reuters

Taiwan menempati peringkat ketiga sebagai negara terbaik bagi wanita untuk bekerja di luar negeri. Wanita ekspatriat dapat mengharapkan jam kerja yang baik, dengan 72% menilai mereka secara positif. Mereka juga menikmati prospek karier yang bagus, dengan sekitar dua dari tiga (66%) mengungkapkan kepuasan mereka.

Misalnya, seorang wanita ekspatriat dari Filipina bahkan menyatakan bahwa hal favoritnya tentang tinggal di Taiwan adalah betapa mudahnya mencari pekerjaan di sini. Sektor pendidikan juga menyediakan sebagian besar peluang yang tersedia bagi perempuan ekspatriat, dengan hampir enam dari sepuluh (58%) bekerja di bidang ini.

4. Norwegia

Negara-negara Skandinavia terkenal sebagai salah satu negara terbaik untuk hidup sebagai seorang wanita. Faktanya, Norwegia menempati urutan kedua dalam laporan World Economic Forum Global Gender Gap, meskipun kalah dari Islandia.

Wanita asing di Norwegia menilai jam kerja mereka sangat tinggi, dan 86% senang dengan jam kerja mereka. Faktanya, rata-rata jam kerja penuh waktu seminggu di antara wanita di Norwegia mencapai 41,4 jam, lebih dari satu jam lebih sedikit dari rata-rata global untuk wanita ekspatriat (42,7 jam).

Baca Juga: 4 Negara Paling Aman bagi Wisatawan Perempuan, Nomor Terakhir Justru dari Afrika

5. Denmark

Dalam hal keseimbangan kehidupan kerja yang baik, tidak akan salah dengan Denmark. Denmark memiliki keseimbangan kehidupan kerja terbaik di dunia.

Seorang wanita Iran menyebutkan “jam kerja yang fleksibel” di antara hal favoritnya tentang kehidupan di Denmark. Faktanya, lebih dari separuh ekspatriat wanita (54%) di Denmark benar-benar puas dengan jam kerja mereka.

6. Luksemburg

Luksemburg merupakan tujuan yang menarik bagi perempuan yang mencari posisi bergaji tinggi. Lebih dari tiga perempat wanita ekspatriat yang bekerja di Luxembourg (76%) berpenghasilan lebih banyak daripada yang mereka dapatkan di posisi yang sama di negara asal.

Bagi seorang ekspatriat wanita dari Jerman, fakta bahwa “pekerjaannya bergaji tinggi” bahkan merupakan salah satu hal terbaik tentang kehidupan di Luksemburg. Gaji tinggi yang dinikmati ekspatriat perempuan di Luksemburg mungkin disebabkan oleh fakta bahwa hampir tiga dari sepuluh perempuan (29%) bekerja di sektor keuangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Infografis
Profil 10 Pahlawan Nasional...
Profil 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 dan Jasanya bagi Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved