3 Penyebab Angkatan Laut Rusia Tak Banyak Berkiprah dalam Perang Ukraina
Kamis, 25 Mei 2023 - 14:13 WIB
loading...
A
A
A
Sebastian Bruns, seorang peneliti di Institut Kebijakan Keamanan di Universitas Kiel dan pernah menjadi profesor tamu di Akademi ALAS, AL Rusia akan dimanfaatkan setelah banyak tentara Rusia lainnya yang mengalami kelelahan. AL Rusia akan menjadi pemain penting berikutnya pada perang Ukraina-Rusia. Hal itu memang sengaja dilakukan Rusia agar tak semua tentara mengalami kejenuhan dalam berperang.
“AL Rusia dapat muncul sebagai cabang yang paling tidak terluka. AL Rusia menyediakan cadangan di mana saja mulai dari garis depan hingga menciptakan sakit kepala bagi Barat selama bertahun-tahun yang akan datang, di dalam dan sekitar Eropa, dan di tempat lain,” kata John Cunningham, Kepala Evaluasi Senjata dan Jaminan Kemampuan (WECA) di Kementerian Pertahanan Inggris. Untuk mengantisipasinya, Jerman mengirimkan kapal selamnya untuk mencegah Armada Laut Hitam Rusia.
3. Kekurangan Stok Misil
![3 Penyebab Angkatan Laut Rusia Tak Banyak Berkiprah dalam Perang Ukraina]()
Foto/Reuters
Dmitry Gorenburg, seorang peneliti senior di Pusat Analisis Angkatan Laut (CNA), mengatakan bahwa AL Rusia telah direduksi menjadi sesekali menembakkan rudal berpemandu presisi energi Ukraina dan infrastruktur penting lainnya.
Kenapa?
"Masalahnya adalah Rusia kekurangan pasokan misil," tutur Gorenburg. Itu menjadikan serangan AL Rusia tidak maksimal.
“AL Rusia dapat muncul sebagai cabang yang paling tidak terluka. AL Rusia menyediakan cadangan di mana saja mulai dari garis depan hingga menciptakan sakit kepala bagi Barat selama bertahun-tahun yang akan datang, di dalam dan sekitar Eropa, dan di tempat lain,” kata John Cunningham, Kepala Evaluasi Senjata dan Jaminan Kemampuan (WECA) di Kementerian Pertahanan Inggris. Untuk mengantisipasinya, Jerman mengirimkan kapal selamnya untuk mencegah Armada Laut Hitam Rusia.
3. Kekurangan Stok Misil

Foto/Reuters
Dmitry Gorenburg, seorang peneliti senior di Pusat Analisis Angkatan Laut (CNA), mengatakan bahwa AL Rusia telah direduksi menjadi sesekali menembakkan rudal berpemandu presisi energi Ukraina dan infrastruktur penting lainnya.
Kenapa?
"Masalahnya adalah Rusia kekurangan pasokan misil," tutur Gorenburg. Itu menjadikan serangan AL Rusia tidak maksimal.
(ahm)
Lihat Juga :