AS Yakin Unit Khusus Militer Ukraina yang Serang Istana Kremlin
Kamis, 25 Mei 2023 - 08:39 WIB
loading...
A
A
A
Moskow menuduh Kiev berusaha membunuh Putin dan bersumpah akan melakukan pembalasan.
Zelensky—yang baru saja berangkat untuk tur ke Uni Eropa—membantah bahwa Ukraina ada hubungannya dengan serangan di istana Kremlin.
Beberapa media besar di AS dan Inggris saat itu dengan cepat mengeklaim bahwa Moskow melakukan apa yang mereka sebut "serangan bendera palsu" untuk membuat citra Ukraina terlihat buruk.
Namun, menurut mata-mata AS yang berbicara dengan New York Times, serangan drone di kompleks istana Kremlin adalah bagian dari pola tindakan rahasia Ukraina, dari pembunuhan jurnalis Darya Dugina pada Agustus 2021, pembunuhan blogger Vladlen Tatarsky pada April, hingga serangan hari Senin di Belgorod.
New York Times sebelumnya melaporkan penilaian intelijen AS atas pembunuhan Dugina, serta pengeboman truk di Jembatan Crimea, dilakukan dengan cara yang hampir sama.
Laporan itu juga menggambarkan sabotase pipa gas Nord Stream pada September 2022 sebagai karya “operator pro-Ukraina yang hubungannya dengan pemerintah Ukraina belum ditentukan" setelah jurnalis Seymour Hersh mengeklaim bahwa pemerintah AS berada di balik ledakan pipa gas tersebut.
Menurut laporan New York Times, mata-mata AS percaya mungkin ada "konfederasi longgar unit Ukraina" yang beroperasi di dalam Rusia, bahkan mungkin dengan sedikit pengawasan dari Zelensky.
Zelensky—yang baru saja berangkat untuk tur ke Uni Eropa—membantah bahwa Ukraina ada hubungannya dengan serangan di istana Kremlin.
Beberapa media besar di AS dan Inggris saat itu dengan cepat mengeklaim bahwa Moskow melakukan apa yang mereka sebut "serangan bendera palsu" untuk membuat citra Ukraina terlihat buruk.
Namun, menurut mata-mata AS yang berbicara dengan New York Times, serangan drone di kompleks istana Kremlin adalah bagian dari pola tindakan rahasia Ukraina, dari pembunuhan jurnalis Darya Dugina pada Agustus 2021, pembunuhan blogger Vladlen Tatarsky pada April, hingga serangan hari Senin di Belgorod.
New York Times sebelumnya melaporkan penilaian intelijen AS atas pembunuhan Dugina, serta pengeboman truk di Jembatan Crimea, dilakukan dengan cara yang hampir sama.
Laporan itu juga menggambarkan sabotase pipa gas Nord Stream pada September 2022 sebagai karya “operator pro-Ukraina yang hubungannya dengan pemerintah Ukraina belum ditentukan" setelah jurnalis Seymour Hersh mengeklaim bahwa pemerintah AS berada di balik ledakan pipa gas tersebut.
Menurut laporan New York Times, mata-mata AS percaya mungkin ada "konfederasi longgar unit Ukraina" yang beroperasi di dalam Rusia, bahkan mungkin dengan sedikit pengawasan dari Zelensky.
Lihat Juga :