Diterjang Pandemi, Jutaan Calon Jamaah Haji di Penjuru Dunia Bersedih

Kamis, 23 Juli 2020 - 16:03 WIB
loading...
Diterjang Pandemi, Jutaan...
Petugas keamanan memeriksa suhu pekerja yang memasang Kiswa, kain penutup Kakbah di Mekah, Arab Saudi. Foto/REUTERS
A A A
RIYADH - Musim haji tahun ini menjadi saat kesedihan banyak Muslim di penjuru dunia karena tak dapat melakukan perjalanan ke Arab Saudi. Namun keputusan untuk menghormati petugas kesehatan dan keamanan yang berada di garis depan perang melawan virus corona itu mendapat pujian.

Untuk pertama kali di era modern, Muslim dari penjuru dunia tak dapat mengikuti haji di Mekah. Tahun ini hanya 1.000 orang dari dalam wilayah Saudi yang diizinkan berhaji. Dari 1000 orang itu sekitar 70% merupakan warga asing yang sudah tinggal di Saudi.

Sisanya 30% merupakan para petugas kesehatan dan keamanan Saudi yang sudah sembuh dari Covid-19, sebagai bentuk terima kasih atas pengorbanan mereka.

"Haji tahun ini untuk para pahlawan yang menyelamatkan negara dan menyelamatkan rakyat kita, mereka berhak atas itu. Saya secara pribadi ingin pergi tapi di sana ada prioritas," tutur warga Saudi, Nour al Ghamdi.

Mereka yang dipilih akan menerima suplai seperti baju ihram khusus, peralatan mandi dan kesehatan, serta sajadah dalam tas dari Kementerian Haji dan Umrah Saudi.

Para jamaah juga akan mendapatkan makanan. Selama menjalankan haji mereka diharuskan menjaga social distancing.

Seperti banyak Muslim di penjuru dunia, warga Mesir Mahmoud Ali Mahmoud, 55, sedih dengna pembatasan untuk haji itu. "Seperti Anda lihat, saya sudah menyiapkan semuanya. Ini Alquran saya, baju ihram saya, pakaian saya," tutur dia saat membuka kopornya.

"Saya berdoa agar Tuhan segera menghilangkan pandemi ini dari dunia," kata dia di rumahnya di Kairo.

Sekitar 2,5 juta Muslim biasanya datang ke Mekah dan Madinah untuk menjalankan ibadah haji yang akan dimulai pada 28 Juli.

Warga Indonesia Dhera Arizona, 31, telah menabung tujuh tahun untuk datang ke Mekah tahun ini. "Kami kecewa dan sedih. Kami paham bahwa ini situasi pandemi, mustahil melaksanakan ibadah haji," ujar dia pasrah. (Baca Juga: Arab Saudi Seleksi Ketat 1.000 Calon Jamaah Haji)

Ibadah haji dan umrah memberikan pendapatan sebesar USD12 miliar per tahun bagi Saudi. Kondisi saat ini membuat pendapatan Saudi dari haji dan umrah merosot drastis. (Lihat Infografis: Sejarah Panjang Hagia Sophia)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved