Gegara Kecam Eksekusi Mati 3 Pria, Dubes Swiss Dipanggil Kemenlu Iran

Selasa, 23 Mei 2023 - 00:30 WIB
loading...
Gegara Kecam Eksekusi...
Gegara Kecam Eksekusi Mati 3 Pria, Dubes Swiss Dipanggil Kemenlu Iran. FOTO/Reuters
A A A
TEHERAN - Iran telah memanggil Duta Besar Swiss atas tweet yang menyerukan penghentian eksekusi mati yang dijatuhkan Teheran pada 3 pria. Ketiga pria itu divonis mati karena dianggap terlibat pembunuhan aparat keamanan dalam gelombang aksi protes yang melanda Iran, imbas dari kematian Mahsa Amini.

Seperti dilaporkan AFP, Kedutaan Besar Swiss memposting di Twitter pada Jumat (19/5/2023) untuk "mengutuk keras" eksekusi sebelumnya pada hari itu terhadap tiga orang yang dihukum karena membunuh anggota pasukan keamanan selama protes tahun lalu di pusat kota Isfahan.

Baca juga: Tak Hiraukan Protes Kelompok HAM, Iran Eksekusi Mati 3 Demonstran

“Swiss mendesak Iran untuk menghentikan eksekusi ini dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi penggunaan hukuman mati,” kata tweet dari Kedutaan Besar Swiss, yang juga mewakili kepentingan Amerika Serikat di Teheran.

Kementerian Luar Negeri Iran pun langsung bereaksi atas tweet tersebut. “Duta Besar Nadine Olivieri Lozano dipanggil mengikuti posisi intervensi Swiss dalam urusan dalam negeri negara kita,” sebut pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran.

Tweet Kedubes Swiss itu menampilkan gambar dari demonstrasi di luar Iran yang menunjukkan pengunjuk rasa mengangkat poster Amini – yang meninggal dalam tahanan pada 16 September – dan mengibarkan bendera pra-revolusi Iran.

Teheran pun mengutuk "penggunaan kedutaan negara ini di Teheran yang tidak konvensional dan tidak profesional dalam menerbitkan ulang gambar dengan bendera palsu".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
TikTok Dorong Pertumbuhan...
TikTok Dorong Pertumbuhan Industri Kecantikan Malalui ForYouBeauty 2026
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved