Ini Jenderal Rusia yang Perintahkan Penghancuran Pesawat Terbesar Dunia Milik Ukraina

Sabtu, 20 Mei 2023 - 08:14 WIB
loading...
A A A
Tidak hanya itu, pesawat terbesar di dunia tersebut juga mampu membawa beban paling berat.

Setelah Uni Soviet runtuh, AN-225 tidak lagi memiliki tujuan dan disimpan. Namun, pada awal 2000-an, Ukraina membersihkannya dan memutuskan untuk menggunakan AN-225 sebagai pesawat kargo sewaan untuk negara lain dan memecahkan rekor dunia untuk berat yang diangkut, termasuk membawa kargo seberat 280 ton.

Rekor itu masih bertahan sampai sekarang. Berat lepas landas maksimumnya hanya lebih dari 705 ton.

Itu melakukan penerbangan pertamanya pada 21 Desember 1988, dari lapangan terbang pabrik Antonov dekat Kiev. Tidak seperti jet kargo besar lainnya seperti An-124 Ruslan, Antonov hanya membuat satu An-225 dan badan pesawat lainnya.

Namun kekayaan sejarahnya berakhir ketika Rusia menyerang Hostomel.

Bandara, hanya 15 mil dari Kiev, dianggap sebagai tujuan penting bagi Rusia karena perebutannya akan membantu mereka membangun titik untuk menyerang ibu kota.

"Kontsevoi menggunakan unit pasukan khusus dari pasukan lintas udara dan penerbangan tentara untuk menyerbu Hostomel," kata SBU.

Pasukan Ukraina berhasil melawan Rusia. Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Kepala Direktorat Intelijen Pertahanan (GUR) Ukraina Mayor Jenderal Kyrylo Budanov mengatakan bahwa memenangkan pertempuran untuk Hostomel sangat penting untuk kelangsungan hidup Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Pakar Asal AS Ini Yakin...
Pakar Asal AS Ini Yakin Rusia Dijamin Memenangkan Perang Ukraina, Ini 4 Alasannya
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Perang Meluas! Militer...
Perang Meluas! Militer Ukraina Serang 2 Kapal Iran di Laut Kaspia, 1 Orang Tewas
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
Jaksa Agung Minta Maaf...
Jaksa Agung Minta Maaf ke Publik, Sebut Kasus Eks Jampidus Jadi Momentum Berbenah
Mensos Gus Ipul Gandeng...
Mensos Gus Ipul Gandeng ICW Cegah Korupsi Program Sekolah Rakyat
Berita Terkini
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Infografis
4 Negara di Dunia yang...
4 Negara di Dunia yang Tidak Memiliki Pesawat Tempur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved