Ini Jenderal Rusia yang Perintahkan Penghancuran Pesawat Terbesar Dunia Milik Ukraina

Sabtu, 20 Mei 2023 - 08:14 WIB
loading...
A A A
Namun kemenangan itu tidak tepat waktu untuk menyelamatkan Mriya.

“Selama permusuhan aktif, penjajah Rusia menghancurkan Mriya," kata SBU.

“Telah ditetapkan bahwa jenderal Rusia adalah bagian dari komando militer tertinggi Federasi Rusia dan mengambil bagian langsung dalam perencanaan, persiapan, dan pelaksanaan agresi bersenjata melawan Ukraina,” kata SBU, seraya menambahkan bahwa Kontsevoi telah menyelenggarakan pelatihan untuk pasukan terjun payung di Rusia dan Belarusia sejak 2019 untuk menghancurkan dan merebut sasaran darat strategis di wilayah Ukraina.

"Berdasarkan bukti yang dikumpulkan, penyelidik dari Dinas Keamanan memberi tahu Kontsevoi tentang dugaan tersebut berdasarkan dua pasal Undang-Undang Pidana Ukraina," papar SBU.

“Langkah-langkah komprehensif sedang dilakukan untuk membawa pelaku ke pengadilan atas kejahatan terhadap Ukraina,” kata SBU, tanpa menjelaskan secara spesifik bagaimana mereka akan menangkap seorang jenderal Rusia.

Pada bulan Maret, SBU menangkap mantan CEO Antonov karena diduga membuat keputusan yang memungkinkan pasukan Rusia untuk menghancurkan pesawat terbesar di dunia, An-225 Mriya, selama hari-hari pembukaan invasi skala penuh ke Ukraina.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Pakar Asal AS Ini Yakin...
Pakar Asal AS Ini Yakin Rusia Dijamin Memenangkan Perang Ukraina, Ini 4 Alasannya
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Trump Peringatkan China-Rusia...
Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!
Rekomendasi
72,8% Wilayah Indonesia...
72,8% Wilayah Indonesia Kemarau, BMKG: Jateng Terkering, 80 Hari Tak Diguyur Hujan
Jaksa Agung Minta Maaf...
Jaksa Agung Minta Maaf ke Publik, Sebut Kasus Eks Jampidus Jadi Momentum Berbenah
Cleft Craniofacial Awareness...
Cleft Craniofacial Awareness Month 2026, RSCM Gelar Pemeriksaan Sumbing Gratis
Berita Terkini
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Infografis
3 Senjata Rusia yang...
3 Senjata Rusia yang Paling Ditakuti oleh Militer Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved