China Bakar Dokumen di Konsulatnya yang Ditutup Paksa oleh AS

Kamis, 23 Juli 2020 - 03:42 WIB
loading...
China Bakar Dokumen...
Dokumen dibakar di Konsulat Jenderal China di Houston yang ditutup paksa oleh Amerika Serikat. Foto/Twitter/KPRC2Tulsi/Breaking 911
A A A
HOUSTON - Amerika Serikat (AS) telah memerintahkan China untuk menutup konsulat jenderalnya di Houston dalam tempo 72 jam. Setelah perintah penutupan paksa ini keluar, orang-orang di konsulat membakar kertas yang diduga dokumen rahasia.

Para pejabat Beijing marah dan menganggap tindakan Washington sudah keterlaluan. Menurut mereka tindakan itu tidak dapat dibenarkan dan akan menyabotase hubungan kedua negara.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Wang Wenbin mengutuk tindakan itu, yang terjadi pada saat meningkatnya ketegangan antara dua kekuatan ekonomi terbesar di dunia. Dia memperingatkan akan akan belasan jika Washington tidak membalikkan keputusannya. (Baca: Kosulatnya Diperintahkan Ditutup, China Murka dan Ancam Balas AS )

"Penutupan unilateral konsulat jenderal China di Houston dalam waktu singkat adalah eskalasi tindakan baru-baru ini terhadap China," kata Wang pada konferensi pers harian.

Selain kedutaan besarnya di Beijing, AS memiliki lima konsulat di China daratan. Semuanya berada di Shanghai, Guangzhou, Chengdu, Wuhan dan Shenyang.

AS mengatakan dalam sebuah pernyataan singkat bahwa Konsulat Jenderal China di Houston diperintahkan ditutup. "Untuk melindungi kekayaan intelektual Amerika dan informasi pribadi Amerika," bunyi pernyataan pemerintah.

Laporan media di Houston mengatakan bahwa pihak berwenang telah menanggapi laporan kebakaran di Konsulat Jenderal China di Houston. Saksi mata mengatakan ada orang yang membakar kertas di sebuah tempat di konsulat yang terlihat seperti tong sampah. Kertas itulah yang diduga sebagai dokumen rahasia. (Baca juga: Washington Perintahkan Konsulat China di Houston Ditutup )

"Tampaknya itu pembakaran terbuka di sebuah wadah di halaman fasilitas konsulat China . Tampaknya bukan api yang tidak dikekang, tetapi kami belum diizinkan mengaksesnya. Kami berdiri di sana dan memantau," kata Kepala Pemadam Kebakaran Houston Sam Pena seperti dikutip ABC13, Kamis (23/7/2020).

Konsulat China itu harus ditutup pada hari Jumat waktu setempat.

Polisi Houston mengatakan dalam tweet bahwa asap terpantau di area halaman luar gedung konsulat jenderal, namun petugas tidak diizinkan memasuki gedung.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved