Turki Siapkan 17.000 Polisi Amankan Shalat Jumat di Hagia Sophia
Rabu, 22 Juli 2020 - 19:58 WIB
loading...
Polisi berjalan mengelilingi Hagia Sophia, Istanbul, Turki, Sabtu (11/7/2020). Ribuan polisi disiagakan oleh Pemerintah Turki mengamankan salat Jumat di Hagia Sophia. REUTERS/Murad Sezer
A
A
A
ANKARA - Peralihan fungsi Hagia Sophia menjadi masjid menimbulkan pujian dan kritik. Bukan hanya dari pihak internasional, masyarakat Turki juga tidak sedikit yang mengkritik. Keamanan menjadi unsur penting saat pembukaan Hagia Sophia sebagai tempat beribadah pada 24 Juli 2020 mendatang.
Sejak minggu lalu, Pemerintah Turki telah mempersiapkan protokol keamanan yang ketat untuk menyukseskan ibadah Jumat mendatang. Langkah-langkah keamanan telah ditingkatkan dari luar Hagia Sophia. (Baca juga: Saksikan Live! Salat Jumat Pertama Hagia Sophia di SINDOnews)
Sampai saat ini, pintu masuk ke Sultanahmet Square ditutup dengan penghalang baja. Polisi tampak berlalu lalang dari luar Hagia Sophia membawa senjata pengaman. Beberapa di antaranya terlihat membawa anjing pelacak K-19.
Pada Jumat mendatang, Pemerintah Turki menyiapkan 17.000 polisi dengan mobil lapis baja. Warga yang akan masuk akan dikontrol oleh pihak kepolisian. (Baca juga: Mengenal Imam dan Muazin Salat Jumat Perdana di Hagia Sophia)
Protokol keamanan itu untuk mencegah hal-hal yang akan menganggu jalannya salat Jumat 24 Juli mendatang. Sebab, setelah Badan Peradilan dan Eksekutif Negara mencabut status Hagia Sophia dari museum menjadi masjid, muncul banyak kritik dari dunia luas. (Baca juga: Sultan Muhammad Al-Fatih Gaji Penyair dan Sastrawan 1000 Dinar per Bulan)
Sejak minggu lalu, Pemerintah Turki telah mempersiapkan protokol keamanan yang ketat untuk menyukseskan ibadah Jumat mendatang. Langkah-langkah keamanan telah ditingkatkan dari luar Hagia Sophia. (Baca juga: Saksikan Live! Salat Jumat Pertama Hagia Sophia di SINDOnews)
Sampai saat ini, pintu masuk ke Sultanahmet Square ditutup dengan penghalang baja. Polisi tampak berlalu lalang dari luar Hagia Sophia membawa senjata pengaman. Beberapa di antaranya terlihat membawa anjing pelacak K-19.
Pada Jumat mendatang, Pemerintah Turki menyiapkan 17.000 polisi dengan mobil lapis baja. Warga yang akan masuk akan dikontrol oleh pihak kepolisian. (Baca juga: Mengenal Imam dan Muazin Salat Jumat Perdana di Hagia Sophia)
Protokol keamanan itu untuk mencegah hal-hal yang akan menganggu jalannya salat Jumat 24 Juli mendatang. Sebab, setelah Badan Peradilan dan Eksekutif Negara mencabut status Hagia Sophia dari museum menjadi masjid, muncul banyak kritik dari dunia luas. (Baca juga: Sultan Muhammad Al-Fatih Gaji Penyair dan Sastrawan 1000 Dinar per Bulan)
Lihat Juga :