3 Alasan Kenapa Masa Depan PM Narendra Modi Terancam

Senin, 15 Mei 2023 - 21:29 WIB
loading...
3 Alasan Kenapa Masa...
Perdana Menteri India Narendra Modi. Foto/Reuters
A A A
NEW DELHI - Hasil exit polls pemilu di negara bagian Karnataka, India selatan, memproyeksi bahwa kubu oposisi Partai Kongres mendapatkan kesempatan untuk membentuk pemerintahan kedepan. Partai pimpinan Perdana Menteri (PM) Narendra Modi, Bharatiya Janata Party (BJP), dinyatakan kalah.

Partai Kongres memenangkan 135 dari 224 kursi di dewan legislatif Karnataka. Meskipun itu merupakan pemilu lokal, tetapi banyak analis memperkirakan hal itu akan berdampak ke nasional.

"Kepemimpinan Kongres di Karnataka bersatu dan BJP mengalami kesalahan tata kelola dan bertarung di internal," kata KS Dakshina Murthy, pakar politik dari Bengaluru, ibu kota Karnataka, kepada Al Jazeera. "Gerakan anti-petahanajuga berkembang luas di lapangan," ujarnya.

Dalam pandangan Yogendra Yadav, pakar politikus India, hasil pemilu Karnataka akan menjadi pijakan pada pemilu nasional 2024 mendatang. "BJP ingin menjadikan negara bagian di India selatan sebagai medan pertempuran untuk menyelamatkan demokrasi," katanya. Meskipun dalam setiap pemilu negara bagian cenderung bermain dalam isu lokal, kasus politik di Karnataka menunjukkan sinyal kubu ultranasional semakin dijauhi.

Berikut 3 alasan kenapa pemerintahan PM Modi diperkirakan tidak akan berusia panjang.

Baca Juga: Momen Akrab Prabowo dengan Narendra Modi hingga Erdogan di G20 Bali

1. Persekusi Kelompok Minoritas
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Netanyahu Sebut Negara...
Netanyahu Sebut Negara Asia Ini Cinta Luar Biasa terhadap Israel
Partai Kecoa Viral di...
Partai Kecoa Viral di India, 350.000 Orang Sudah Mendaftar, Syarat Anggota: Pengangguran dan Malas
Viral, Menlu Rusia Marahi...
Viral, Menlu Rusia Marahi Jurnalis Berisik: 'Serahkan Ponsel Anda atau Petugas Keluarkan Senjata!'
Jet Tempur Siluman J-35AE...
Jet Tempur Siluman J-35AE China untuk Pakistan Berisiko Picu Eskalasi Nuklir dengan India
Pakistan Luncurkan Kapal...
Pakistan Luncurkan Kapal Selam Hangor Buatan China Pertama, India Waspada
Tiga Kapal Tanker Tujuan...
Tiga Kapal Tanker Tujuan China dan India Diam-diam Tinggalkan Selat Hormuz, Begini Caranya
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait, Tuding Sistem Patriot AS Jadi Penyebab
Tekor! Bandara Israel...
Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang
Rekomendasi
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved