Jenderal AS: Militer Rusia Terlihat Runtuh atau Dalam Masalah Besar

Senin, 15 Mei 2023 - 07:40 WIB
loading...
A A A
Dia juga merinci kerugian besar yang diderita Angkatan Udara Rusia selama menginvasi Ukraina.

“Angkatan Udara telah kehilangan kurang dari 100 pesawat tempur dan pengebom. Mereka memiliki sekitar 1.000 yang tersisa. Angkatan Laut hampir tidak kehilangan apa-apa, siber tidak kehilangan apa-apa, ruang angkasa tidak kehilangan apa-apa. Jadi sungguh, ketika kita berbicara tentang militer Rusia, kita harus belajar itu di semua domain. Dan kita harus siap menghadapi militer Rusia di masa depan di semua domain," imbuh Jenderal Cavoli.

Tingkat kerugian personel Rusia di Ukraina masih belum jelas. Kiev mengeklaim telah "melikuidasi" hampir 200.000 tentara Rusia sejak invasi skala penuh dimulai pada 24 Februari 2022.

Perkiraan tersebut secara luas sejalan dengan perkiraan Amerika tentang hampir 200.000 orang Rusia tewas dan terluka selama periode waktu yang sama.

Saat Cavoli berbicara, muncul laporan tentang kemenangan Ukraina baru-baru ini di sekitar kota Bakhmut di Donetsk yang hancur, yang datang menjelang serangan balasan musim semi Ukraina yang diharapkan.

Kementerian Pertahanan Rusia belum berkomentar atas laporan kemenangan Ukraina di sekitar Bakhmut.

Para pejabat Eropa sebelumnya mengatakan kepada Newsweek bahwa unit elit Rusia—termasuk yang secara historis dikerahkan di sepanjang perbatasan NATO sebagai bagian dari garda depan untuk invasi hipotetis—telah menderita kerugian antara 30 dan 40 persen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Berita Terkini
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved