Rekaman Seks dan Dugaan Ikut Campur Rusia dalam Pemilu Turki

Sabtu, 13 Mei 2023 - 17:57 WIB
loading...
Rekaman Seks dan Dugaan...
Oposisi Turki tuduh Rusia ikut campur pemilu Turki untuk membantu Presiden Recep Tayyip Erdogan tetap berkuasa. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Oposisi Turki menuduh Rusia mencoba memengaruhi pemilu hari Minggu (14/5/2023) untuk mempertahankan Presiden Recep Tayyip Erdogan di kantor setelah beberapa jajak pendapat menunjukkan dia di ambang kehilangan kekuasaan.

Meskipun hubungan Erdogan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin telah lama menimbulkan kekhawatiran, skandal rekaman seks tampaknya menjadi penghalang yang mematahkan "punggung unta".

Muharrem Ince, seorang kandidat presiden yang memimpin partai oposisi utama pada tahun 2018, mundur dari pemilu minggu ini karena rumor dugaan rekaman seks yang tersebar secara online. Kandidat presiden ini mengeklaim bahwa rekaman itu adalah deepfake dan mengatakan dia telah melewati pembunuhan karakter palsu.

Segera setelah itu, kandidat presiden dari oposisi Turki, Kemal Kilicdaroglu, menuduh Rusia menyebarkan deepfake dan konspirasi, termasuk rekaman seks yang diekspos di Turki.

“Lepaskan tangan Anda dari negara Turki,” tulisnya dalam sebuah tweet.

Baca Juga: Erdogan: Oposisi Turki Gay

Kilicdaroglu mengatakan kepada Reuters bahwa dia memiliki bukti nyata untuk mendukung pernyataannya, tetapi Kremlin membantah tuduhannya.

Dalam sebuah wawancara dengan The Daily Beast, Sabtu (13/5/2023), seorang anggota Parlemen dari partai terbesar kedua dalam koalisi Kilicdaroglu mengatakan bahwa—meskipun dia tidak mengetahui dugaan bukti yang ada di balik pernyataan tersebut—jelas bahwa Moskow membantu Erdogan dalam upayanya untuk tetap berkuasa.

“Yang pasti Rusia melakukan intervensi berbeda dalam pemilu,” kata Ahmet Erozan, yang membantu memimpin urusan luar negeri untuk Good Party (Partai Baik).

Hanya tiga hari sebelum pemilu, Reuters melaporkan bahwa Rusia menunda tagihan pembayaran gas alam sebesar USD600 juta hingga tahun depan.

Erozan, yang merupakan mantan duta besar, mengatakan penundaan pembayaran adalah cara Moskow berkontribusi pada kampanye Erdogan, menambahkan bahwa ada "peningkatan abnormal" dalam perdagangan antara kedua negara.

"Tanking economy" negara dianggap sebagai alasan utama Erdogan mungkin kalah, karena inflasi besar-besaran berarti warga dibanjiri dengan kenaikan harga yang mengejutkan untuk segala hal mulai dari bawang hingga tagihan gas mereka.

Erozan mengatakan bahwa hubungan Turki-Rusia menjadi "terlalu pribadi"—bergantung pada hubungan antara kedua pemimpin daripada yang dipimpin oleh lembaga negara—dan Moskow mungkin harus menyesuaikan kembali pendekatannya ke Ankara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan...
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan 8 Lokasi Militer AS di Kuwait dan Bahrain
Rekomendasi
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
Berita Terkini
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved