Paus Fransiskus Akui 21 Warga Koptik yang Dibunuh ISIS sebagai Martir

Jum'at, 12 Mei 2023 - 04:30 WIB
loading...
Paus Fransiskus Akui...
Paus Fransiskus Akui 21 Warga Koptik yang Dibunuh ISIS sebagai Martir. FOTO/Reuters
A A A
VATIKAN - Paus Fransiskus pada Kamis (11/5/2023) mengumumkan bahwa 21 orang Kristen Ortodoks Koptik yang dipenggal kepalanya oleh ISIS di Libya pada tahun 2015 diakui sebagai martir oleh Vatikan.

Seperti dilaporkan Reuters, Paus Fransiskus mengungkapkan langkah tersebut selama pertemuan dengan Paus Tawadros II dari Gereja Ortodoks Koptik dan mengatakan dia melakukannya dengan persetujuan Tawadros.

Baca juga: Paus Fransiskus Isyaratkan Misi Rahasia Vatikan di Ukraina

Eksekusi 21 orang Koptik, 20 orang Mesir dan seorang Ghana, terjadi pada 15 Februari 2015. Mereka mengenakan pakaian oranye di sebuah pantai di kota Sirte, Libya, yang kemudian dikuasai oleh ISIS. Kelompok radikal itu lalu memposting video pembunuhan, menunjukkan orang-orang berdoa saat mereka meninggal.

Paus Fransiskus mengatakan kepada Tawadros bahwa prasasti pria yang dikenal sebagai Martirologi Romawi, atau kalender orang-orang kudus, adalah "tanda persekutuan spiritual yang menyatukan kedua Gereja kita".

Baca juga: Paus Fransiskus Desak Pihak yang Bertikai di Sudan Berdialog

Tawadros, 70, berada di Vatikan untuk memperingati 50 tahun pertemuan pertama antara seorang paus Roma dan seorang paus Koptik, yang terjadi antara pendahulunya masing-masing, Paulus VI dan Shenouda III, pada tahun 1973.

Koptik terdiri dari sekitar 10 persen dari sebagian besar populasi Muslim Mesir dan ada komunitas kecil Kristen Koptik di seluruh Timur Tengah dan Afrika. Mereka telah lama diserang oleh militan Islam yang melihat mereka sebagai bid'ah.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Investigasi Media: Gereja...
Investigasi Media: Gereja Katolik Spanyol Dilanda Pedofil, 3.084 Orang Jadi Korban
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
1.639 Orang Dieksekusi...
1.639 Orang Dieksekusi pada 2025 di Iran, Tahun Ini Diprediksi Melonjak Drastis
Paus Leo Sebut Perang...
Paus Leo Sebut Perang di Timur Tengah sebagai Skandal, Desak Gencatan Senjata Segera
Densus Tangkap 8 Terduga...
Densus Tangkap 8 Terduga Teroris JAD Afiliasi ISIS di Sulteng
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Berita Terkini
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved