Kremlin Akui Perang Rusia di Ukraina Sangat Sulit

Kamis, 11 Mei 2023 - 07:19 WIB
loading...
Kremlin Akui Perang...
Kremlin akui perang Rusia di Ukraina sangat sulit, namun akan terus berlanjut. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Kremlin mengakui perang Rusia di Ukraina sangat sulit, namun akan terus berlanjut. Kremlin tetap menggunakan narasi "operasi militer" untuk invasi tersebut.

Pengakuan itu disampaikan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada stasiun televisi Bosnia pada hari Rabu.

Peskov mengatakan Rusia telah berhasil merusak parah mesin militer Ukraina dan pekerjaan ini akan terus berlanjut.

Pasukan Rusia menginvasi Ukraina sejak 24 Februari 2022 dalam apa yang disebut Moskow sebagai operasi militer khusus dan awalnya merebut sejumlah besar wilayah.

Baca Juga: Ukraina Kesal 6 Pemimpin Asing Hadiri Parade Hari Kemenangan Rusia

Pasukan Kiev mundur tahun lalu dan sekarang merencanakan serangan balasan lainnya. Pejabat Barat memperkirakan lebih dari 200.000 tentara Rusia telah tewas atau terluka.

“Operasi militer khusus terus berlanjut. Ini adalah operasi yang sangat sulit, dan, tentu saja, tujuan tertentu telah tercapai dalam setahun," kata Peskov seperti dikutip dari kantor berita TASS, Kamis (11/5/2023).

Militer Ukraina terus menyerang bagian timur negara yang diduduki Rusia dan Peskov mengatakan ini menunjukkan perlunya melanjutkan konflik dan mendorong mundur pasukan pro-Kiev.

“Kami berhasil menghajar mesin militer Ukraina sedikit,” kata Peskov, mencatat Rusia telah meluncurkan serangan rudal yang tak terhitung jumlahnya terhadap apa yang dia katakan sebagai sasaran militer di seluruh Ukraina.

“Pekerjaan ini akan terus berlanjut,” katanya.

Ukraina menuduh Rusia menargetkan sebagian besar sasaran sipil, tuduhan yang telah dibantah Moskow.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Trump Tuduh Iran Mengulur...
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
Rekomendasi
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved