Aksi Protes Meletus Pascapenangkapan Eks PM Pakistan Imran Khan
Selasa, 09 Mei 2023 - 21:33 WIB
loading...
A
A
A
Saat berita penangkapan itu menyebar, sekitar 4.000 pendukung Khan menyerbu kediaman resmi komandan regional tertinggi di Lahore. Massa menghancurkan jendela dan pintu, merusak furnitur, dan melakukan aksi duduk saat pasukan di sana mundur untuk menghindari kekerasan. Para pengunjuk rasa juga membakar kendaraan polisi dan memblokir jalan-jalan utama.
Para pengunjuk rasa juga menghancurkan gerbang utama markas tentara di kota garnisun Rawalpindi, tempat pasukan menahan diri. Ratusan pengunjuk rasa meneriakkan slogan-slogan pro-Khan saat mereka bergerak menuju gedung yang luas itu.
Di kota pelabuhan Karachi, polisi mengayunkan pentungan dan menembakkan gas air mata untuk membubarkan ratusan pendukung Khan yang berkumpul di jalan utama.
Raoof Hasan, pemimpin dari partai Khan, mengatakan kepada televisi Al Jazeera Inggris bahwa penangkapan itu adalah campur tangan terang-terangan dalam urusan peradilan oleh pihak yang berkuasa. Hasan menambahkan bahwa Khan hampir diculik dari pengadilan.
Penangkapan Khan terjadi beberapa jam setelah dia mengeluarkan pesan video sebelum menuju ke Islamabad, mengatakan dia "siap secara mental" untuk ditangkap di sana.
Sebelumnya seorang pejabat senior di partai Imran Khan, Pakistan Tehreek-e-Insaf, Fawad Chaudhry mengatakan, Khan diseret dari Pengadilan Tinggi Islamabad oleh agen keamanan dari Biro Akuntabilitas Nasional. Khan didorong ke dalam mobil lapis baja dan dibawa pergi.
Baca Juga: Polisi Pakistan Bentrok dengan Pendukung Imran Khan
Para pengunjuk rasa juga menghancurkan gerbang utama markas tentara di kota garnisun Rawalpindi, tempat pasukan menahan diri. Ratusan pengunjuk rasa meneriakkan slogan-slogan pro-Khan saat mereka bergerak menuju gedung yang luas itu.
Di kota pelabuhan Karachi, polisi mengayunkan pentungan dan menembakkan gas air mata untuk membubarkan ratusan pendukung Khan yang berkumpul di jalan utama.
Raoof Hasan, pemimpin dari partai Khan, mengatakan kepada televisi Al Jazeera Inggris bahwa penangkapan itu adalah campur tangan terang-terangan dalam urusan peradilan oleh pihak yang berkuasa. Hasan menambahkan bahwa Khan hampir diculik dari pengadilan.
Penangkapan Khan terjadi beberapa jam setelah dia mengeluarkan pesan video sebelum menuju ke Islamabad, mengatakan dia "siap secara mental" untuk ditangkap di sana.
Sebelumnya seorang pejabat senior di partai Imran Khan, Pakistan Tehreek-e-Insaf, Fawad Chaudhry mengatakan, Khan diseret dari Pengadilan Tinggi Islamabad oleh agen keamanan dari Biro Akuntabilitas Nasional. Khan didorong ke dalam mobil lapis baja dan dibawa pergi.
Baca Juga: Polisi Pakistan Bentrok dengan Pendukung Imran Khan
Lihat Juga :