Janjikan Amunisi yang Cukup, Rusia Minta Tentara Bayaran Wagner Tetap Perang di Bakhmut

Senin, 08 Mei 2023 - 12:30 WIB
loading...
Janjikan Amunisi yang...
Rusia menjanjikan pasokan amunisi yang cukup untuk kelompok tentara bayaran Wagner Group agar tetap bertahan dan beperang di Bakmut, Ukraina timur. Foto/Concord Press Service/via REUTERS
A A A
MOSKOW - Kelompok tentara bayaran Wagner Group mengatakan militer Rusia telah berjanji memberikan amunisi yang cukup. Untuk itu, mereka diminta tetap bertahan dan berperang di Bakhmut, Ukraina timur.

Itu disampaikan pemimpin Wagner Group Rusia, Yevgeny Prigozhin, pada hari Minggu.

Janji suplai amunisi itu muncul setelah Prigozhin melalui video mengancam bahwa pasukannya akan mundur dari pertempuran di Bakhmut karena "kelaparan" amunisi yang tak kunjung direspons Kremlin.

Persaingan Prigozhin dan tentara konvensional Rusia telah memanas selama pertempuran untuk titik nyala yang sekarang hancur, Wagner—tempat Wagner Group memimpin penyerangan.

Baca Juga: Pemimpin Chechnya Kadyrov Umumkan Pasukan Khusus Akhmat Siap Perang di Bakhmut

"Semalam kami menerima perintah tempur...mereka berjanji akan memberi kami semua amunisi dan persenjataan yang kami butuhkan untuk melanjutkan operasi di Bakhmut," kata Prigozhin, seperti dikutip AFP, Senin (8/5/2023).

"[Kami] telah diyakinkan bahwa semua yang diperlukan akan disediakan," lanjut bos Wagner tersebut.

Pada hari Jumat, dia mengancam akan menarikan pasukannya keluar dari Bakhmut pada 10 Mei, menyalahkan Menteri Pertahanan Sergei Shoigu dan Kepala Staf Umum Jenderal Valery Gerasimov atas "puluhan ribu" korban pasukan Rusia. Ancaman disampaikan dalam video yang penuh dengan kata-kata kotor.

"Ketidakprofesionalan mereka menghancurkan puluhan ribu orang Rusia dan itu tidak bisa dimaafkan," katanya.

Perselisihan internal itu terjadi ketika Rusia telah melaporkan peningkatan serangan pesawat tak berawak dan sabotase di dalam wilayahnya menjelang serangan balasan musim semi dari Ukraina.

Ukraina juga melaporkan perihal korban pada Senin pagi akibat serangan baru Rusia di Kiev semalam.

Komando udara Ukraina mengatakan bahwa 35 pesawat tak berawak Rusia yang diluncurkan ke kota itu telah terdeteksi dan ditembak jatuh, sementara administrasi militer setempat mengatakan sedikitnya lima orang terluka, dengan puing-puing yang berjatuhan menimbulkan kerusakan di berbagai daerah.

Di Odessa, administrasi militer distrik melaporkan serangan udara menghantam sebuah gudang, namun belum ada informasi mengenai korban.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Pengadilan Kriminal...
Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte
Rekomendasi
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Purbaya Isyaratkan Marketplace...
Purbaya Isyaratkan Marketplace Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli 2026
Berita Terkini
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved