Mengapa Papua Nugini Tidak Masuk Benua Asia? Ini Penjelasan Geografis dan Sejarahnya

Rabu, 03 Mei 2023 - 12:45 WIB
loading...
A A A

2. Faktor Sejarah


Selain faktor geografis, faktor sejarah juga memainkan peran penting dalam menentukan klasifikasi geografis suatu negara.

Sejarah kolonialisme dan pembagian politik wilayah memiliki pengaruh signifikan terhadap penentuan batas-batas geografis suatu negara.

Papua Nugini memiliki sejarah kolonialisme yang berbeda dari sebagian besar negara-negara Asia. Wilayah ini sebelumnya merupakan bagian dari Hindia Belanda dan kemudian dikelola oleh Australia sebagai wilayah perwalian PBB setelah Perang Dunia II.

Pada tahun 1975, Papua Nugini meraih kemerdekaan dari Australia. Faktor sejarah ini juga memainkan peran dalam pengkategorian negara ini sebagai bagian dari Oseania daripada benua Asia.

3. Identitas Budaya dan Politik


Selain faktor geografis dan sejarah, identitas budaya dan politik juga berkontribusi terhadap pengkategorian Papua Nugini sebagai bagian dari Oseania.

Negara ini memiliki keragaman budaya yang kaya, dengan lebih dari 800 kelompok etnis yang berbeda dan lebih dari 800 bahasa yang berbeda pula.

Identitas budaya dan politik Papua Nugini lebih terkait dengan negara-negara di Kepulauan Pasifik daripada dengan negara-negara Asia.

Papua Nugini juga menjadi anggota Forum Kepulauan Pasifik, organisasi regional yang mencakup negara-negara Kepulauan Pasifik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080...
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080 per Dolar AS, Catat Kinerja Terburuk di Asia
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar Dua Masjid di Tepi Barat, Tulis Grafiti 'Balas Dendam'
Kuwait Bantah Ikut Serang...
Kuwait Bantah Ikut Serang Iran: Laporan Menyesatkan!
Rekomendasi
Tom Holland Beri Sinyal...
Tom Holland Beri Sinyal Spider-Man Belum Berakhir, Siap Kembali Lagi
Cara Summarecon Crown...
Cara Summarecon Crown Gading Bekasi Bangun Gaya Hidup Sehat Bersama Komunitas
Daftar Nama 19 Calon...
Daftar Nama 19 Calon Hakim Agung dan 4 Hakim Ad Hoc Lolos Seleksi Kesehatan dan Kepribadian
Berita Terkini
Israel Akui Pesawat...
Israel Akui Pesawat Pembom AS Gunakan Pangkalan Udaranya untuk Serang Iran
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Delegasi Hamas ke Mesir...
Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved